Home Berita Rembuk Utama KTNA Lombok Timur Serap Aspirasi Anggota

Rembuk Utama KTNA Lombok Timur Serap Aspirasi Anggota

131
0

Penulis : Buaty Sarmi
Editor : Mustaan ​​Suardi

 

Lombok
Timur.Ditaswara.Com .Pengurus Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Lombok Timur bersama 50 anggotanya melakukan rapat kerja untuk yang kedua kalinya di tahun 2022 dengan tema Rembuk Utama. Berbagai macam aspirasi yang disampaikan oleh para anggota terutama kaitannya dengan masalah tani dan nelayan yang selama ini menjadi keluhan maupun tantangan.
“Dalam pertemuan ini ada beberapa hal yang dibicarakan terutama kaitannya dengan pertanian mulai dari masalah sarana hingga hasil produksi, selain itu juga menyusun program tahun 2023,” kata Ketua KTNA Lombok Timur   H.Burhanudian, S.Ap saat membuka acara Rembuk Utama KTNA Lombok Timur di Lesehan Pancor Kumbi Desa Tete Batu Selatan, Sabtu (31/12).


Lebih jauh dikatakan, hal yang dibahas kedua adalah persiapan menghadapi Pekan Nasional (Penas) yang akan berlangsung di Padang Sumatera Barat Bulan Juni 2023. Hal berat yang dinilai oleh KTNA adalah kesulitan anggaran untuk menghadapi kegiatan Penas tersebut. Dukungan anggaran dari Pemda Lombok  Timur masih kurang,sehingga ini menjadi bahan diskusi dalam Rembuk Utama kali ini.
Dalam Penas  ini biasanya menampilkan aneka jenis keterampilan baik itu dari bidang pertanian,peternakan,perikanan atau nelayan serta perkebunan. Biasanya kontingen dari Lombok Timur banyak skill-keterampilan yang di tampilkan pada saat Penas.
“Untuk mendukung ini tentu membutuhkan biaya yang cukup besar karena hal ini berhubungan dengan membawa nama daerah Kabupaten Lombok Timur,”imbuhnya.
Hal lain yang menjadi sorotan Burhanudin yang juga mantan anggota DPRD Provinsi NTB adalah saat diskusi banyak membahas masalah pupuk,dan ini pupuk menjadi masalah nasional.Salah satu masalahnya adalah ketersediaan pupuk itu memang kurang sehingga tidak mencukupi kebutuhan petani. Adanya subsidi ini tidak mampu menjawab kebutuhan petani sehingga para petani mencari keberadaan pupuk dimanapun berada.
Masalah aspirasi yang muncul dalam Rembuk Utama yang disampaikan oleh para anggota KTNA di tampung dan selanjutnya akan disampaikan ke Kementerian terkait di Jakarta.
“Kesimpulan dari hasil Rembuk Utama KTNA Lombok Timur pada ujung tahun 2023 ini yaitu membawa semua aspirasi yang berkembang saat disampaikan oleh anggota yang berasal dari seluruh kecamatan di Lombok Timur dalam acara diskusi tadi,” jelas Burhanudin yang juga saat ini menjadi politikus PKS yang siap maju menjadi Caleg DPRD Provinsi NTB tahun 2024.

Baca Juga :  10 PESERTA New AMBP II 2023 Bersaing Ketat di Grand Final

Selain masalah pupuk yang menjadi sorotan utama juga masalah gabah,dimana harga gabah yang tidak sesuai dengan biaya produksi yang di keluarkan para petani.Sehingga untuk menjawab masalah gabah ini dihadirkan juga pihak Bulog Lombok Timur pada acara Rumbuk Utama 2022.
Sementara itu salah satu anggota KTNA Lalu Supratman dari Lendang Nangka mengatakan,menaruh harapan yang besar agar apa yang di bahas dalam diskusi di Rembuk Utama ini dapat di carikan jalan keluar atau para pengurus KTNA memperjuangkan keluh kesah anggotanya yang mayoritas para petani ini.
“Saya berharap dari Rembuk Utama ini dapat menjawab semua keluhan dan kesulitan anggota KTNA,sehingga kesulitan-kesulitan yang selama ini dia rasakan dapat segera di atasi,” harap Supratman.
Dalam Rembuk Utama KTNA 2022 hadir beberapa Dinas terkait seperti dari Dinas Pertanian,Ketahanan Pangan,Perkebunan,Bulog,Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia dan dari Asosiasi Pertembakauan Indonesia (API) dan undangan lainnya. (Aty).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here