Penulis : Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Timur menggelar Kirab Pemilu 2024, Kirab tersebut disaksikan langsung oleh jajaran Forkopimda, ketua dari 18 partai peserta Pemilu 2024, dan KPU Sumbawa yang datang langsung menyerahkan bendera kirab.
Acara seremonial kirab adalah program nasional yang dilakukan menjelang 1 tahun menuju peringatan pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024. Pada Kirab Pemilu ini membawa 18 bendera Parpol yang akan dibawa keliling selama 6 hari di 21 kecamatan di Lombok Timur. Kemudian selanjutnya bendera kirab akan diserahkan ke Kabupaten Lombok Tengah.
Ketua KPU Lombok Timur Junaidi menyampaikan bahwa setelah KPU menerima bendera kirab, mereka akan langsung melaksanakan pelepasan di lima daerah pemilihan (Dapil) di Lombok Timur. Dimana setiap dapil akan memiliki giliran untuk melakukan pelepasan kirab pemilu secara bertahap.
“Dengan adanya kirab ini kita harapkan restu dan dukungan dari pemda, kepolisisan, TNI dan semua yang terlibat dalam suksesnya Pemilu,” ucapnya.
Ia mengatakan bahwa tujuan utama kirab ini adalah untuk mensosialisasikan hari pemungutan suara yang jatuh pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang. Dimana terdapat ada 18 peserta pemilu 2024 yang harus diketahui secara luas oleh masyarakat, khususnya masyarakat Lombok Timur.
Hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur HM Juaini Taofik. Dia berharap pemilu serentak tahun 2024 mendatang di Kabupaten Lombok Timur berjalan aman, damai dan sejuk.
“Kirab Pemilu 2024 ini sekaligus sebagai salah satu bentuk sosialisasi dan edukasi, agar partisipasi masyarakat meningkat untuk menggunakan hak suara dalam Pemilu serentak 2024,” ucapnya.
Menurut Sekda tahapan pemilu di Lombok Timur berjalan baik sesuai waktu dan substansi. Diturunkannya pula bahwa tanah tempat berdirinya kantor KPU dan Bawaslu saat ini merupakan hibah dari Pemda Lombok Timur, yang saat ini menjadi milik dari KPU dan Bawaslu.
“Terima kasih KPU dan Bawaslu sudah merawat apa yang merupakan pemberian Bupati, dan berdampingan kedua kantor itu bagian dari penggambaran kordinasi semua pihak utamanya Bawaslu dan KPU berjalan baik di Lombok Timur,” katanya.
Disampaikannya pula bahwa saat ini di Lombok Timur ada 26 persen Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Maka dari itu tafsirannya suksesnya pemilu di Lombok Timur maka sukses pula pemilu di NTB,” pungkasnya.(aty)








