Penulis : Buati Sarmi
Editor : Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Dalam rangka menyukseskan program nasional gerakan Aktifkan Posyandu Sehat Generasi Bangsa melalui gerakan Posyandu Sehat dan Aktif (Pos Sakti) yang dicanangkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur (Dikes Lotim), Puskesmas Pengadangan memusatkan kegiatan itu di Posyandu Keluarga Mekar Sari Dusun Dasan Tiga, Desa Pengadangan Barat, Kecamatan Pringgasela, Rabu (14/6).

Kepala Puskesmas (Kapus) Pengadangan, H. Multazam S.kep mengatakan bahwa guna menjalankan ikhtiar dari pemerintah provinsi NTB untuk menghidupkan (revitalisasi) posyandu dengan memperluas sasaran, memadukan program dan serta perbaikan manajemen posyandu melalui suatu inovasi yang ada.
“Adapun tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di tingkat dusun, dimana sasarannya itu pada ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, remaja, usia produktif dan juga lansia,” terangnya
Ia menuturkan bahwasanya Posyandu aktif adalah 50 persen dari angka sasaran sebenarnya harus hadir. “Alhamdulillah terlihat saat ini jumlah sasaran sudah mencapai 90 persen,” ucapnya.
Gerakan posyandu aktif ini kata dia, juga di implementasikan untuk mewujudkan gerakan masyarakat hidup sehat dan memberikan pelayanan kesehatan dasar secara terpadu kepada semua anggota keluarga.
“Alhamdulillah juga antusias masyarakat terlihat cukup tinggi, mulai pukul 7.30 sudah kumpul semua,” Lanjutnya.
Tak hanya itu, disamping program pelaksana posyandu KIA KB dan imunisasi, juga dikerahkan semua tim dari program lain yang ada puskesmas Pengadangan. “Khusus untuk hari ini, selain petugas pelaksana posyandu KIA dan KB, kami juga mengerahkan semua tim dari program lain seperti dari petugas program TBC, ispa diare, prolanis, dan PTM yang lainnya juga turun pada hari ini,” jelasnya.
Multazam berharap agar di semua posyandu dapat tetap terlaksana seperti hari ini karena tingginya antusiasme masyarakat.
“Kita harapkan di semua posyandu dapat terlaksana seperti ini. Alhamdulillah antusiasme masyarakat cukup tinggi,” katanya.
Sementara itu, Kades Pengadangan Barat, Suherman S.H menyampaikan bahwa dirinya sangat bersyukur karena desanya turut andil dalam menyukseskan gerakan Aktifkan Posyandu Sehat Generasi Bangsa dengan Pos Sakti ini, apalagi di Desa Pengadangan Barat sendiri angka stunting sudah mulai menurun.
“Alhamdulillah Desa Pengadangan Barat Khususnya di angka stunting sudah bisa dikatakan alami penurunan, terlihat dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif dan lansia aktif memeriksakan diri ke posyandu di setiap bulannya,” ucapnya.
Lanjut Suherman, dalam menekan angka stunting di Pengadangan Barat ini tidak lepas dari kerjasama semua pihak, utamanya di desa semua lembaga mendukung sehingga setiap tahun dari APBDes Desa Pengadangan Barat juga memiliki anggaran, juga pihak puskesmas Pengadangan yang selalu turun dalam memberikan pelayanan dan penyuluhan kepada masyarakat.
“Dengan program Pos Sakti yang dicanangkan oleh Dikes Lotim, semoga gerakan yang digalakkan ini membantu pemerintah desa dalam menanggulangi masalah stunting dan penyakit-penyakit lainnya juga,” harapnya.
“Semua program nasional, daerah, dan kecamatan dengan sepenuh hati kita dukung penuh karena itu adalah hal yang baik,” tutupnya.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Kapus Pengadangan beserta Nakes, Sekcam Pringgasela, Sektoriat, Kepala Desa Pengadangan Barat dan jajarannya, para Kader dan Masyarakat setempat.(aty)








