Penulis : Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com Menjelang Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, diperkirakan Lonjakan pemudik akan alami peningkatan yang signifikan pada tahun 2023 ini. Lonjakan ini terjadi karena 2 tahun sebelumnya mudik lebaran masih terkendala Covid-19.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur H.M Juaini Taofik, mengatakan bahwa mulai tahun ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah dicabut, sehingga diperkirakan sebanyak 44 ribu kendaraan roda dua dan roda 4 perharinya akan mudik melalui Lombok Timur.
“Diprediksi pada H-4 akan terjadi kenaikan kepadatan penumpang yang diperkirakan sekitar 44 ribu kendaraan unit 2 maupun roda 4 perhari,” katanya saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat Rinjani 2023 yang berlangsung di Gedung Dharma, Polres Lombok Timur, Selasa (11/4).
Ia juga menyampaikan bahwa Pemda Lotim akan berupaya mendukung kelancaran angkutan lebaran. Pihaknya akan tetap melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam pelaksanaan Oprasi Ketupat Rinjani 2023, Ia juga melihat adanya potensi bencana di wilayah pesisir pantai.
Sehingga ia berharap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim harus mempersiapkan peralatan yang ada guna antisipasi terjadinya kecelakaan baik laut maupun darat.
Sementara itu, Manager SDM dan SCM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ahmad Budiono mengatakan pihaknya telah menyiapkan 30 kapal yang standby selama dalam pengangkutan penumpang lebaran tahun 2023 ini.
“Untuk saat ini 10 kapal yang sedang operasi kami mulai dari tanggal 14 sampai dengan tanggal 2 Mei 2023,”ujarnya.
Lebih jauh dikatakannya, bahwa dari pihaknya sudah membuat Skenario apabila terjadi kepadatan Pemudik Lombok menuju ke Sumbawa atau sebaliknya.
“Bahwa biasanya ketika memasuki H-2 Lebaran akan sedikit alami peningkatan pemudik” tutupnya.(aty)








