Penulis: Buati Sarmi
Editor : Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Memiliki potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bagus dengan menggenjot tambang Galian C Kabupaten Lombok Timur mengalami peningkatan PAD yang pesat hingga mencapai 135 persen.
Kepala Bapenda Lombok Timur, Muksin, menyampaikan bahwa target PAD tahun 2022 sebanyak Rp 121 Milyar dan target untuk tahun 2023 itu dinaikkan menjadi Rp 283 Milyar. “Peningkatannya itu 135 persen, nah ini kan sangat luar biasa,” Ucapnya saat ditemui media ini, Rabu (1/10).
“Obsesinya karena dorongan PAD ini memang harus naik, kami segera surai dia kira-kira apa yang membuat PAD kita supaya mencapai 283 Milyar?,” tuturnya.
Dijelaskan bahwa dengan tidak patah semangat, karena sejatinya yakin Lombok Timur masih mempunyai potensi sehingga dari hasil uraian Bapenda menemukan di tambang Galian C, dimana Lombok Timur adalah satu-satunya yang memiliki Galian C di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Meski Bapenda dianggap menaikkan tarif pajak oleh para pengusaha tambang yang semula membayar ala kedar saja atau semaunya kini harus ikut menjalankan apa yang sesuai dengan regulasinya. “Begitu kita dorong regulasinya, mereka kaget dikira kita naikkan tarif, merubah semaunya kita, oo tidak ini regulasi sudah jelas,” lanjutnya.
Disebutkan bahwa namanya Galian C yang kena pajak adalah pengusaha dengan minimal 20 persen. Hal itupun mendapatkan reaksi penolakan yang luar biasa dari para pengusaha dengan mereka di demo. “Namanya barang baru mulai, kita harus jalan sehingga akhirnya nanti akan menemui bentuknya,” pungkasnya.(ds2)








