Penulis : Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Polres Lombok Timur (Lotim) Polda NTB Gelar Rapat Koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat Rinjani 2023. Dalam Rangka Pengamanan Persiapan Idul Fitri dan Lebaran Ketupat 1444 H, di gedung Dharma Polres Lombok Tumur, Selasa (11/4).
Kapolres Lombok Timur Polda NTB AKBP Hery Indra Cahyono,S.H, S.I.K. M.H., mengatakan Rapat tersebut dilakukan dalam rangka pengamanan persiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H, baik kegiatan masyarakat yang melakukan mudik atau merayakan lebaran di Wilayah Kabupaten Lombok Timur. Ops akan dilaksanakan mulai dari tanggal 19 April sampai dengan 2 Mei 2033.
Kapolsek Lotim juga menyebut untuk transportasi odong – odong jangan di jadikan sebagai tranfortasi umum mengingat tidak sesuai dengan speknya dan tidak memiliki trayek. Namun berikan ruang yang kedepannya untuk pariwisata yang dapat di promosikan di tempat tempat wisata seperti seputaran pantai, taman.
“Kita telah ada kesepakatan untuk tranportasi odong odong, tidak boleh melakukan operasi pada saat Lebaran di jalan raya umum, sebab tidak memiliki Trayek resmi dan hanya dikhususkan di tempat wisata,”ujarnya.
Di tempat lain, Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Nikolas Osman mengatakan terkait aturan larangan odong-odong sudah disepakati pihak penyedia odong-odong dan Polres Lombok Timur.
“Kemarin kita sudah rapat bersama dengan penyedia odong-odong, Polres, Satlantas, Dishub dan Satpol PP, dan kita sudah sepakat untuk itu (larangan odong-odong),” katanya ketika dikonfirmasi, Rabu (12/4).
Nikolas berharap, agar para penyedia jasa odong-odong nantinya mentaati aturan yang sudah disepakati bersama dan dapat menjamin terciptanya kamtibmas di masyarakat Lombok Timur.(aty)








