Berita

Bupati Apresiasi Pameran Sejarah Keliling Sebagai Ilmu Pengetahuan

-

Lombok Timur (Ditaswara.com)- Pameran Keliling Sejarah dan Kepurbakalaan Nusa Tenggara Barat kali ini berlokasi di Lombok Timur, tepatnya di kampus Universitas Hamzanwadi Pancor pada, Selasa (21/6). Ada 115 koleksi yang dipamerkan, seperti kapak batu, kappa corong dari logam, patung Dewa Siwa, wayang yang menjadi bukti peninggalan agama Islam, benda peninggalan masa kolonial Belanda, serta benda-benda peninggalan sejarah lainnya. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi pusat informasi kebudayaan bagi mahasiswa dan masyarakat, terutama di Lombok Timur.

 

Terkait hal itu pula, dalam sambutannya Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy menyampaikan terima kasih kepada kepala museum Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bupati berharap kegiatan pameran tersebut bisa dilakukan sesering mungkin, mengingat banyaknya masyarakat awam yang belum mengenal sejarah dan kepurbakalaan, “Jangan hanya dua kali setahun. Bila perlu 10 kali di Lombok Timur,” ungkapnya.

 

Bupati bahkan berkomitmen menfasilitasi kegiatan tersebut. Dengan demikian masyarakat dapat menambah pengetahuan tentang sejarah dan kepurbakalaan, khususnya Lombok Timur.

 

Sebelum membuka secara resmi pameran bertema “Sejarah dan Kepurbakalaan NTB” tersebut, Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengapresiasi pula pelaksanaan kegiatan ini dan berharap tidak sekadar memenuhi kewajiban, akan tetapi dapat diperkenalkan kepada seluruh masyarakat se-NTB.

 

Bupati bersama Wagub didampingi Kepala Museum Negeri NTB Bunyamin, menyempatkan berkeliling menyaksikan benda-benda yang dipamerkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *