Penulis : Redaksi
Editor : Mustaan Suardi
Lombok Timur.Ditaswara.com . Seorang anak laki-laki berumur 6 tahun yang bernama Wafian Izoma meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik di sebuah gardu listrik yang ada di halaman SMK Darul Qur’an Jelok Buso Desa Pemongkong Kecamatan Jerowaru. Korban bermain bersama salah seorang temannya sekitar pukul 18.00 Wita dan saat kejadian tersengat listrik terjadi pada pukul 18.05 Wita.
Korban selama ini tinggal bersama kedua orang tuanya, bapaknya bernama Jumangin 43 tahun dan ibunya bernama Pitriani 38 tahun yang bertugas sebagai penjaga sekolah di SMK Darul Qur’an tersebut dan berasal dari Dusun Montong Wasi Desa Jerowaru.

Gardu listrik tempat korban tersengat aliran listrik.
Adapun kronologis kejadiannya yaitu korban saat itu sedang bermain dengan temannya di halaman sekolah SMK Darul Qur’an Jelok Buso,di tempatnya bermain ini ada sebuah gardu listrik yang posisinya berada di bawah tiang listrik,letak gardu listrik yang hampir menyentuh tanah dan dalam posisi sudah terbuka selama hampir satu minggu. Si Korban tidak menyadari ketika memegang salah satu kabel listrik yang ada di dalam gardu ada aliran listriknya sehingga ketika di pegang langsung mengalami kontak yang menyebabkan tubuhnya terbakar dan tidak sadarkan diri.
Selanjutnya mengetahui anaknya terkena aliran listrik,orang tua korban berusaha membantu anaknya dengan cara menarik tubuhnya anaknya,selanjutnya korban di larikan menggunakan sepeda motor yang melintas saat itu dan membawanya ke PKB Jerowaru,namun di tengah perjalanan korban sudah meninggal dunia.
Sesampai di PKM Jerowaru korban di periksa dan mengalami luka robek di lengan kanan dan luka berlubang di bagian perut sebelah kanan selebar 8 cm dengan kedalaman 3 cm.
Pada pukul 18.15 Wita Kanit Intelkam bersama dengan BKTM Desa Pemongkong tiba di lakasi kejadian,dan selanjutnya melaporkan ke pihak PLN untuk segera melakukan perbaikan untuk menghindari terjadinya korban lagi.(red).






