Penulis : Buati Sarmi.
Editor : Mustaan Suardi.
Lombok Timur ternyata mempunyai banyak air terjun seperti air terjun Jeruk Manis, air terjun Goa Kopong, dan salah satunya air terjun Semporonan yang berada dibawah kaki gunung Rinjani, dengan udara yang sejuk dan segar karna dikelilingi pepohonan yang rindang, dan jauh dari jalan utama serta pemukiman penduduk, membuat Air terjun ini betul- betul bersih dan alami,berikut laporannya.
Buati Sarmi
Wartawan Ditaswara.com
Banyak orang yang sekedar mengenal namanya saja Air Terjun Semporonan .Bagi para pecinta alam yang terbiasa merambah kawasan indah di lereng gunung Rinjani di Lombok Timur pasti mengenal dan mengagumi keindahan pesona air terjun Semporonan.
Lokasi air terjun ini berada di Dusun Semporonan Desa Timbanuh Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur . Dari namanya saja banyak yang tidak tahu maknanya,kosa bahasa terasa asing tentu hanya dipahami maknanya oleh masyarakat setempat.
Air terjun Semporonan sesuai dengan sebutannya diambil dari nama dusun tempat Air terjun ini berada yaitu Dusun Semporonan,sebuah dusun yang berdekatan dengan kawasan hutan gunung Rinjani. Penduduk setempat biasanya menyebut air terjun Sempurna. Untuk menuju ke tempat air terjun para wisatawan akan melakukan perjalanan sejauh kurang lebih 1 km dari pintu gerbang. Selama perjalanan memakan waktu sekitar 20 menit akan disuguhkan suasana eksotis dengan panorama alam yang khas di kawasan kaki gunung Rinjani.
Air terjun semporonan boleh di anggap sebagai surga bagi pecinta wisata alam,jernihnya air bak kaca tembus pandang menjadi daya tarik sendiri,di tambah lagi dengan perpaduan hembusan udara yang menyegarkan menciptakan kesejukan di sekujur tubuh.Apalagi di tambah dengan kehijauan pepohonan yang rindang di selingi suara sayup beberapa jenis burung yang menari di atas pepohonan.Suasana ini menjadikan air terjun ini menjadi pilihan tujuan wisata alam favorit .Dengan ketinggian sekitar 40 meter menjadi dayak tarik sendiri baik para wisatawan dan petualang baik lokal maupun asing.
Ketika berada di kawasan air terjun ini akan merasakan sensasinya,derasnya air yang jatuh dari atas tebing menciptakan angin yang menambah rasa sejuk saat hendak mandi di dekat tumpahan air terjun tersebut.
Untuk menjangkau kawasan air terjun Semporonan, membutuhkan waktu sekitar 45 menit dari kota Selong. Akses jalan menuju air terjun ini bisa dibilang cukup baik, meski harus melewati jalan setapak berbatu sekitar 1 km meter rintangan yang harus dilalui. Tak jarang beberapa pengunjung yang kuat dengan rintangan mengarahkan langsung memakai sepeda motornya ke dekat area air terjun Semporonan.
Menikmati perjalanan menuju air terjun terasa ada sesuatu yang khas tercium, aroma semerbak kopi mentah yang banyak tumbuh di sepanjang jalan setapak seolah menjadi sensasi tersendiri, terutama bagi pecinta kopi. Ada tumbuhan lain yang juga menghiasi kawasan lereng gunung Rinjani seperti pohon kelapa,pisang,mangga dan beberapa jenis tanaman yang biasa di tanam warga. Sebagai kawasan hutan lindung yang tidak sembarang orang dapat menebang pohon.Hutan harus tetap di pelihara dan di lestarikan karen itu kunci dari persahabatan manusia dengan alam.Begitu juga para pengunjung untuk tetap menjaga lingkungan hutan yang bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan baik di lokasi air terjun maupun di sepanjang jalan menuju air terjun.
Walau dalam kondisi minim fasilitas Khairul Anwar selaku pengurus Air terjun Semporonan tetap menunjukan semangat besar untuk suatu saat nanti air terjun Semporonan ini akan seperti air terjun Sendang Gile yang ada di Senaru Lombok Utara yang lengkap mempunyai fasilitas.
Air terjun Semporonan ini mulai ada perhatian khusus dan dilakukan pengelolaan sejak pemekaran Desa menjadi Desa Timbanuh. ” Dengan niat untuk menciptakan suasana yang nyaman dan aman bagi pengunjung,ahirnya bersama pihak desa melakukan pembenahan terutama infrastrukturnya, minimnya anggaran menjadi salah satu kendala sehingga hanya bisa di lakukan lewat media sosial saja,” jelasnya.
Saat ini Air terjun Semporonan setiap hari tetap dibuka dari pukul 07.00 pagi — 17.00 sore, guna menjaga keselamatan para wisatawan, tetap di lakukan pendampingan terutama jika musim hujan ini untuk berhati-hati,di samping itu ketika air hujan turun lebat warna air terjun menjadi keruh karena airnya bercampur dengan lumpur atau tanah.
Salah seorang pengunjung Isti dari Terra mengungkapkan rasa suka citanya saat berada di kawasan air terjun Semporonan,
“Saya sudah 3 kali kesini bersama teman- temannya, suasana alamnya indah dan sejuk serta merasakan suasana khas daerah pegunungan,” ujarnya.
Walaupun saat ini lagi musim hujan tidak menyurutkan niat pengunjung maupun wisatawan untuk datang karena penasaran dengan cerita tentang sensasi air terjun Semporonan ini.
Secara permanen belum ada lapak jualan yang tersedia,sehingga pengunjung banyak membawa makanan sendiri.Memang ada warga yang berjualan seperti Inaq Oki ,tapi tidak banyak dan hanya untuk keperluan pengunjung saja seperti air mineral dan aneka snack makanan ringan.
Untuk parkir kendaraan roda dua sudah ada warga yang menjaga kendaraan dan di jamin kendaraan para pengunjung aman selama berada di lokasi air terjun.
Dengan melihat minimnya fasilitas pendukung ini kiranya sangat perlu sekali turun tangan pihak yang berkompeten seperti Dinas Pariwisata,BPPD baik yang ada di Kabupaten Lombok Timur maupun di Provinsi NTB.Semakin baik dan lengkap semua fasilitas tujuan wisata maka akan semakin ramai wisatawan datang berkunjung nanti. ()








