Penulis: Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) secara resmi melakukan serah terima jabatan (Sertijab) setelah melalui koordinasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lotim. Acara tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama kantor DPRD, Rabu (5/3).
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin dan Wakil Bupati H. Edwin Hadiwijaya memperkenalkan konsep Lotim SMART, merupakan strategi pembangunan berbasis teknologi yang digali dari kearifan lokal masyarakat Lotim. Salah satu misinya adalah memperkuat desa melalui pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Haerul membeberkan, akan mewujudkan visi tersebut, pemerintah daerah akan menyusun rencana kerja jangka menengah yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu kembali pasca pemilu dan mengesampingkan perbedaan politik demi kemajuan daerah.
Pada kesempatan itu, Haerul juga menyampaikan bahwa jabatan yang diemban merupakan sebuah penghormatan sekaligus tanggung jawab besar. Ia menegaskan bahwa program seluruh elemen masyarakat.
”Membangun Lombok Timur bukan tugas dan kerja yang akan dijalankan harus tetap berlandaskan pada visi dan misi pembangunan daerah serta melibatkan pemerintah saja, tetapi membutuhkan kebersamaan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kita akan mewujudkan daerah ini menjadi lebih maju dan sejahtera,” ucapnya.

Dalam menjalankan pemerintahan, Haerul Warisin tekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, serta organisasi masyarakat. Ia berharap kerja sama yang solid dapat mempercepat proses pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Selain itu, reformasi birokrasi menjadi salah satu prioritas yang akan dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan. Komunikasi dengan pemerintah pusat, provinsi, serta pihak swasta juga akan diperkuat guna menarik lebih banyak investasi dan dukungan bagi pembangunan Lombok Timur.
Sejumlah isu strategis yang akan menjadi perhatian dalam kepemimpinannya mencakup ketersediaan pupuk bersubsidi, distribusi elpiji, stabilitas harga gabah, pengendalian inflasi, bantuan sosial, serta peningkatan infrastruktur di bidang kesehatan dan pendidikan.
”Kami percaya bahwa setiap langkah yang diambil dengan niat baik akan membawa hasil yang positif. Mari kita bekerja bersama untuk Lombok Timur yang lebih baik dan lebih maju,” pungkasnya.(ds2)








