Berita

KEPSS LOTIM BERSILATURAHMI DENGAN TANWIRUL ANHAR ST.

-

KEPPS akan mengadakan Ajang Mencari Bakat Penyanyi se Lotim.

Lombok Timur Ditaswara.com. Komonitas Elektone player dan Sound System (KEPSS) Lombok Timur melakukan silaturahmi dengan salah salah satu anggota DPRD Lombok Timur Tanwirul Anhar ST .Dalam kesempatan ini beberapa persoalan menjadi diskusi terutama kaitannya dengan keberadaan dari KEPPS yang dari sisi organisasi masih banyak hal segera dilakukan terutama kaitannya dengan pemberdayaan anggotanya.
“Saya menyambut baik adanya KEPSS ini sebagai bagian dari sebuah sarana untuk meningkatkan semangat kebersamaan dalam rangka untuk mewujudkan cita-cita ataukeinginan yang ingin di capai terutama yang erat kaitannya dengan propesi yang di tekuni,”kata Tanwirul Anhar ST di lesehan Ririana Sawing Sabtu (14/8).

Lebih jauh dikatakan Tanwirul,pertemuan kali pertama ini menjadi kejutan buat dirinya,merasa tersanjung dan terhormat karena ditangi oleh para seniman hebat di bidang musik dan pengusaha sound system yang selama ini banyak membantu masyarakat dalam penyediaan sarana hiburan.Propesi pegiat seni seperti ini menjadi salah satu kebutuhan yang sampai kapanpun tetap akan di butuhkan oleh masyarakat. Hari ini merupakan pertemuan pertama dalam konsep saling silaturahmi yang tujuannya untuk sebuah kebaikan bersama sehingga akan saling kenal mengenal terutama dengan semua pengurus dan anggota KEPSS yang hampir dari semua kecamatan ada masuk di dalamnya.
Lebih jauh dikatakan oleh poilitisi dari Partai Bulan Bintang ini,sebagai anggota DPRD Lombok Timur berbicara dari sisi hubungan kerja memang tidak ada,karena KEPPS bukan sebagai kepala desa,kepala wilayah atau sebagai birokrasi,tetapi dari sisi kebutuhan keberadaan KEPSS ini suatu saat pasti di butuhkan terutama misalnya ketika ada keluarga kami atau ada sebuah kegiatan yang di adakan di tempat kami ini sudah barang tentu akan membutuhkan sound sytem sekligus hiburannya.
“Besok tidak mungkin saya harus ke Mataram untuk mencari pemain orgen dan sound system,sementara di daerah kita sendiri di Lombok Timur sudah ada KEPSS sehingga tinggal saya hubungi ketuanya dan atau anggotanya,dan ini menjadi tanggungjawab kita untuk lebih memberdayakan potensi-potensi yang ada di daerah kita sendiri,” imbuhnya.
Kemudian juga ketika suatu saat nanti ada kegiatan event-event besar yang mau diadakan oleh KEPSS,yang dari sisi regulasi atau perijinan ada kendala,karena biasanya yang namanya pengusaha sering di persulit atau di main-mainkan oleh aparat,maka inilah manfaatnya kita saling kenal mengenal yang nantinya dapat membantunya sesuai dengan alur yang ada.Yang jelas dalam rangka tujuannya untuk kebaikan tidak ada masalah kalau sekiranya nanti ada hal-hal yang menyulitkan bagi KEPSS dilapangan dapat menghubunginya secara pribadi.
Dalam acara diskusi yang dipandu langsung oleh Ketua KEPSS Lombok Timur Agus Iskandar ada beberapa hal yang di sampaikan yaitu terutama kaitannya dengan legalisasi lembaga komonitas,adanya persaiangan tidak sehat sesama anggota KEPSS terutama dalam hal nilai kontrak,sampai masalah tentang adanya bantuan aspirasi seperti sound syatem yang justru oleh beberapa desa di sewakan jauh dari harga standar yang ada di KEPPS.
Menanggapi persoalan tersebut Tanwirul mengungkapkan bahwa untuk legalitas komonitas tidak perlu sampai di buatkan akte notaris segala karena hal ini tidak berpengaruh didalam proses untuk mendapatkan sarana bantuan nanti.Intinya silahkan di buatkan struktur pengurusnya yang lengkap sebagaimana layaknya sebuah organisasi,sehingga nantinya ada usulan-usulan atau permintaan yang disampaikan ke anggota DPRD Lombok Timur oleh KEPSS akan dapat di penuhi tanpa harus mempersulit atau ribet-ribet.
“Kaitannya dengan adanya bantuan aspirasi sound system di beberapa desa yang justru mematikan usaha yang dilakukan oleh anggota KEPSS,silahkan berikan saya datanya,sehingga nanti saya dapat memanggil mereka untuk meminta klaripikasi atau penjelasan,”terang Tanwir yang sudah tiga priode jadi legislator di Lombok Timur.

Baca Juga :  Ketua Umum JMSI serahkan penghargaan kepada Kapolda Aceh


Terakhir tentang adanya persaingan tidak sehat diantara sesama anggota KEPSS kaitannya dengan nilai kontrak yang masih ada perbdaan sampai sekarang,Tanwir meminta silahkan semua anggota ini bertemu dan membuat sebuah kesepakatan tertulis yang menjadi komitmen bersama untuk sama-sama menerapkan apa yang menjadi kesepakatan tersebut sehingga suka atau tidak suka,mau atau tidak mau harus mentaati kesepakatan tersebut sebagai bagian dari sikap propisionalisme dalam menjalan usaha tersebut. Kalau semua anggota ini tunduk dan taat terhadap aturan yang dibuat maka dengan sendirinya lambat tapi pasti muaranya akan mampu meningkatkan nilai jual yang berimbas pada meningkatnya kesejahteraan para pelaku seni ini.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan tentang rencana akan diadakan kegiatan Event Mencari penyanyi berbakat di Lombok Timur,sebagai bagian dari menciptakan regenerasi penyanyi yang saat ini di Lombok Timur masih di dominasi oleh penyanyi senior.Rencana ini oleh Tanwir sangat didukung dan di persilahkan untuk segera membuat proposal rencana kegiatan tersebut.(ndk).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *