Home Berita SDN 1 Dames Damai Rusak Parah, Pemerintah Seolah Tutup Mata

SDN 1 Dames Damai Rusak Parah, Pemerintah Seolah Tutup Mata

111
0

Penulis : Buati Sarmi

Editor : Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com. Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Dames Damai, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, NTB, rusak parah belum ada inisiatif perbaikan dari pemerintah. terlihat semua atap sekolah hancur tak bisa ditempati dan tak heran jika jumlah siswa di sekolah tersebut setiap tahunnya berkurang.

Salah seorang Guru SDN 1 Dames Damai, Muhammad Taofik, berharap agar bangunan sekolah tersebut segera diperbaiki lantaran semua ruangan sudah rusak dan tak layak huni. “Kami sudah pernah ajukan untuk perbaikan ke Kepala Daerah, Kadis Dikbud, bahkan sampai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” Kata Muhammad Taofik, saat ditemui media ini, Rabu (18/10).

Berbagai upaya telah ditempuh namun hingga saat ini belum juga mendapat kepastian dari pihak-pihak terkait dan hanya diminta untuk sabar menunggu diperbaiki yang entah sampai kapan itu Taofik tak tau.

4 tahun lebih terhitung bangunan sekolah tersebut rusak parah akibat dari bencana gempa yang melanda pulau Lombok beberapa tahun silam. Buntutnya siswa-siswi di sekolah SDN 1 Dames Damai tersebut terpaksa harus belajar diruang darurat yang sudah dibangun.

Sebelum dibangun ruangan darurat itu, siswa/siswi disana terpaksa harus belajar diluar ruang kelas, temasuk di emparan emperan kelas karena khawatir sewaktu-waktu bangunan tersebut roboh. Kendati ditengah keterbatasan fasilitas tersebut, Taofik mengatakan bahwa proses belajar siswa harus maksimalkan, jangan sampai murid-murid di tempat itu rugi. “Alhamdulillah walaupun begini proses pembelajaran tetap berjalan,” ujarnya.

Dituturkan pula bahwa selama ini tak sedikit murid di SD tersebut yang mengeluhkan ketidaknyamanannya dalam belajar. “Sebab tak hanya rusak dari segi bangunan saja, namun juga sempat tak ada bangku dan meja sehingga proses belajar mengajar kita harus ngelapak,” terangnya.

Baca Juga :  Proses Akhir Dua Raperda pada Masa Sidang III Tahun 2021 DPRD KLU

“Tak sedikit pula yang mengeluhkan badannya sakit karena tempat belajarnya tidak memadai,” lanjutnya.

Selain itu, dari tahun ke tahun minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SDN 1 Dames Damai kian menurun lantaran takut. Di tahun ajaran baru ini pun pihaknya hanya dapat 15 siswa saja. Jumlah secara keseluruhan murid di sekolah itu hanya 50 anak. “Kita di sekolah ini tidak ada murid kelas tiga, hanya ada siswanya di kelas satu, dua, empat, lima dan enam,” ungkapnya.

Muhammad Taofik berharap agar secepatnya SDN 1 Dames Damai mendapat perhatian untuk diperbaiki, sehingga sekolah itu bisa berkembang untuk kedepannya. “Jangan hanya membebankan kepada guru dan lainnya untuk mengembangkan sekolah kalau pihak terkait juga belum bisa memperbaiki sekolah ini,” Demikiannya.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here