Berita

SUKIMAN BERHARAP DI LOTIM MUNCUL KREATOR DAN INOVATOR MUDA

-

LOMBOK TIMUR.Ditaswara.com.Kabupaten Lombok Timur memiliki banyak potensi yang dapat di jual dan di kembangkan melalui bidang industrilisasi,terbatasnya akses dukungan seperti minimnya permodalan menjadi salah satu kendala untuk pengembangan inustri yang lebih maju dan siap bersaing di pasar Nasional maupun Internasional.
“Diharapkan dengan adanya pelatihan managmen mutu dan pengelolaan sentra industri kecil menengah (IKM) akan melahirkan para kreator dan inovator muda yang nantinya mampu mengolah dan mengkemas hasil industri yang ada di Lombok Timur lebih menarik ,aman,nyaman sehingga dapat di pasarkan baik secara nasional maupun Internasional,” kata Bupati Lombok Timur H.M.Sukiman Azmi ketika memberikan sambutan pada acara pelatihan managmen mutu dan pengelolaan sentra industri kecil menengah (IKM) porang dan logam yang di selenggarakan oleh Dinas Prindustrian Lombok Timur di Lesehan Sekar Asri Sekarteja,Senin (11/7).

Lebih jauh dikatakan Sukiman,adanya kegiatan pelatihan ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berkecimpung dalam bidang industri baik untuk porang maupun logam maupun potensi-potensi lain yang banyak di Lombok Timur.Banyak potensi yang dapat di jual dan di kembangkan melalui industrilisasi,terbatasnya permodalan menjadi salah satu kendala klasik,sehingga hal ini harus di butuhkan adanya dukungan dari pihak lain seperti dari pemerintah pusat seperti salah satunya dengan adanya pelatihan ini.
Khusus untuk budidaya porang pada tahun Anggaran 2022 Pemda Lombok Timur mendapatkan DAK Fisik dari Kementerian Perindstrian RI sebesar 9,3 milyar rupiah.Adanya anggaran ini di manfaatkan untuk pembangunan gedung pengolahan porang sebesar 5 milyar rupiah dan untuk mesin pengolahan sebesar 3,9 milyar rupiah,dan sisanya untuk perencanaan dan pengawasan. Pembangunan gedung tersebut di bangun di Desa Pringgabaya Utara di atas lahan seluas 5.000 meter persegi.
Adanya sarana dan prasarana ini pengolahan porang ini di dukung oleh sentra budidaya seluas kurang lebih 570 hektar yang tersebar di beberapa kecamatan seperti Pringgasela,Suela,Sembalun,Masbagik dan Pringgabaya.
Pelatihan penguatan mutu dan pengelolaan IKM porang dan logam ini akan berlangsung selama dua pekan.Selain dalam kegiatan ini akan dilaksanakan juga peningkatan SDM dan daya saing IKM,pengembangan kemitraan IKM serta pelatihan kemitraan berorentasi eksport.
“Saat ini banyak pekerja dari dari Lombok Timur di luar negeri dengan status pekerja ileggal,dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan kesempatan para pekerja untuk meningkatkan keterampilannya,”imbuhnya.
Ada beberapa contoh industri yang sederhana dapat dikemas lebih baik seperti ayam Rarang yang punya pelanggan banyak ,di buatkan industri pengalengan sehingga dapat di bawa pulang bahkan dapat pula di eksport,saat ini ada pesanan ayam Rarang dari Pemerintah Arab Saudi tetapi tidak dapat di penuhi karena permintaannya dalam jumlah yang banyak.Kopi Sembalum juga berpeluang untuk menjadi produk industri Lombok Timur,termasuk produk temberodok di Sakra,tinggal kemasannya di perbaiki nantinya di harapkan menjadi oleh-oleh khas Lombok Timur yang dapat pasar nasional maupun Internasional.(ndk).

Baca Juga :  BPKAD Provinsi NTB : Ringkasan APBD yang di Klasifikasi Menurut Kelompok dan jenis Pendapatan Belanja dan Pembiayaan Tahun Anggaran 2024,bagian ke 35

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *