BeritaLombok Timur

Sistem Gaji Pegawai Pemda Lombok Timur Masih Banyak Menggunakan Tunai

-

Penulis: Buati Sarmi

Editor: Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com. Sistem gaji pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) beserta honorer pemerintah daerah (Pemda) Lombok Timur masih menggunakan pola lama yakni menggunakan uang tunai.

Direktur Bank NTB Syariah Cabang Selong, Kasry Rachman mengatakan bahwa pihaknya telah mendorong agar Pemda Lombok Timur menerapkan sistem gaji menggunakan non tunai. Kendati demikian, kewajiban gaji dibayarkan dengan metode tersebut telah lama.

“Kami mendorong Pemda untuk memaksimalkan penggajian seluruh ASN di Lombok Timur ini melalui skema non tunai. Meski sebagian telah berjalan khususnya di sekretariat dan dinas. Tapi masih ada sekitar 50 persen dengan sistem tunai,” ucap Kasry kepada awak media, Rabu (14/5).

Menjelang gajian, ia mengungkap banyak bendahara yang menarik uang tunai dan tentunya dengan berbagai macam alasan. ”Kita dorong agar apa?, agar banyak manfaatnya non tunai ini. Salah satunya bisa mengatur keuangannya,” katanya.

Menurut Kasry, kalau uang tunai itu bisa langsung di pergunakan. Sementara non tunai dikatakannya lebih jauh teratur, bisa dilihat transaksi hanya dengan memanfaatkan m-Banking atau ATM untuk transaksi. Selain itu dari segi keamanan, bendahara yang keluar usai penarikan tunai dan keluar dari bank dianggap agak riskan.

Kemudian kata Kasry, pihak bank juga harus menyiapkan uang tunai yang jumlahnya cukup signifikan saat ingin melakukan penarikan. Kendati dirinya tak merincikan berapa jumlah uang yang harus disiapkan saat dilakukan transaksi dengan sistem tersebut. ”Kami sudah koordinasi intens dengan Pemda dalam hal ini BPKAD, ini akan terjawab setelah SIPD berjalan dengan baik,” tambahnya.

Lebih jauh dituturkan, jika SIPD-RI ini nantinya berjalan baik sistem penggajian ASN di pemda Lotim bakal seratus persen akan gaji secara bruto. Lantaran semua rekening ASN sudah ada di bank NTB Syariah.

Baca Juga :  Bupati Dan Wabup Hadiri Paripurna Istimewa DPRD Jelang HUT ke-13 KLU

Saat ini, di setiap OPD penggajian secara non tunai disebutnya terus mengalami progres. Adapun terkait penyediaan dana tunai, Kasry mengatakan pihaknya di support oleh Bank Indonesia selaku mitra penyedia dana.

Disebutkan pula, bahwa tak ada masalah dari sisi penyediaan, namun pihaknya menjaga supaya peredaran uang tunai ini bisa berkurang ditengah masyarakat dan menjadi langkah menggunakan non tunai diharapnya sebagai edukasi bagi masyarakat. ”Gerakan non tunai ini bisa kita dilakukan secara maksimal memudahkan juga bagi masyarakat, pelaku UMKM untuk melakukan transaksi secara non tunai,” pungkasnya.(ds2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *