Feature
Perasaan senang bercampur haru di rasakan oleh pasangan suami isteri Jumaiyah dari Kesik.Dulu tempat tinggalnya sangat tidak layak,di kala hujan turun rembesan air hujan masuk kedalam rumahnya akibat atap rumah yang bocor cukup banyak. Berikut cerita tentang dua lansia tersebut.
Penulis : Buati Sarmi
Wartawan : Ditaswara.com.
Tempat tinggal yang terbuat dari bahan pagar bambu dan beratapkankan ilalang menjadi kenangan pahit yang dirasakan oleh Jumaiyah lelaki lansia 102 tahun yang berasal dari Kesik Kecamatan Masbagik Lombok Timur. Di temani oleh sang isteri dan cucunya yang sudah puluhan tahun menemaninya seakan pasrah dengan nasib yang harus tinggal di rumah yang tidak layak tersebut. Untuk memperbaikinya Jumaiyah tidak mampu,apalagi dengan kondisinya yang sudah uzur di tambah lagi kehidupan sehari-ahari yang selalu berteman dengan serba kekurangan akibat kemiskinan.
Saat hidup dahulu sudah merasakan bagaimana pahit dan getirnya sebuah perjuangan,terlebih lagi pada saat zaman penjajahan Belanda dan Jepang yang terkenal dengan prilaku yang keras dan menakutkan dari para penjajah tersebut.
“Dulu saya sudah besar hidup pada masa penjajahan Belandan dan Jepang,keras sekali hidup pada masa itu karena semua serba terbatas,apalagi tentara Jepang yang sangat menakutkan,” cerita Jumaiyah mengenang masa lalunya tersebut.
Mengenang tentang pengorbanan dan perjuangannya saat penjajahan dulu menjadi sebuah kenangan pahit yang ketika Indonesia sudah merdeka belum sepenuhnya merasakan sebuah kehidupan yang berkecukupan. Namun dirinya tidak pasrah dengan hal tersebut,bersama dengan isterinya menjalani hidup apa adanya dengan menempati sebuah temapat tinggal berukuran 7×5 meter dengan kondisi apa adanya.
Puluhan tahun menunggu ahirnya berkat adanya program dari Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 121 tahun 2024 mendapatkan bantuan pembangunan Rumah tidak layak Huni (RTLH) .Rumahnya di bongkar total dan dibangun mulai pondasi awal oleh TNI dari Markas besar Angkatan darat ( Mabesad) NTB. Ketika melihat rumahnya mulai di bongkar dan di bangun ulang perasaan Jumaiyah seperti sedang bermimpi,dan ketika sadar air matanya menetes di sela pipinya yang sudah keriput.
Setiap hari ikut menyaksikan pembangunan tempat tinggalnya tersebut dan Jumaiyah bergerak ingin membantu para TNI yang dengan cekatan dan telaten membangun rumahnya tersebut.Dia hanya dapat menyaksikan dari jauh sembari mengadahkan tangan mengucapkan rasa syukur pada Tuhan yang Maha esa atas bantuan yang tidak pernah di duga tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Wasev TNI dan pemerintah atas bantuan yang diberikan kepadanya dan keluarganya,sekarang tidak lagi akan kehujanan dan menikmati sisa hidup ini di tempat yang layak,” ungkapnya dengan nada bergetar.
Saat tim Pengawas Evaluasi (Wasev) TMMD ke 121 dari Dirjen Perbendaharaan Insfektorat Angkatan Darat yang di pimpin oleh Brigjen Kokom Ashari , yang di dampingi oleh Dandim 1615 Lotim Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro.Pj Sekda Lotim H.Hasni,Kadis Perumahan dan Permukiman (Perkim) dan Camat Masbagik mengunjungi lokasi TMMD ke 121 di Desa Kesik beberapa hari yang lalu, ketika menemui Jumaiyah yang sedang duduk di depan rumahnya yang sedang di bangun tersebut,Brigjen Kokom dengan ramah menyapa dan bersendau gurau. Wajah Sumringah Jumaiyah ketika di datangi rombongan ini memancarkan ungkapan rasa ketulusan hati dan terima kasih yang tiada terhingga kepada bapak-bapak tentara Nasional Indonesia (TNI) yang melaksanakan program TMMD ke 21.
“Semoga dengan bantuan program RTLH dari TMMD ke 121,Bapak dan isteri dapat hidup dengan tenang dan nyaman di tempat tinggal yang lebih baik dan layak ini,” ujar Brigjen Kokom dengan ramah.
Doa dan harapan yang selama di mohon kepada Allah SWT,agar kelak dapat menempati rumah yang layak akan dapat terpenuhi.Kiranya doanya tersebut bagian dari ihtiar panjang yang tidak mengenal putus asa.Program manunggal TNI dan Rakyat yang selama ini sudah cukup lama berjalan menjadi bukti nyata betapa masyarakat menyatu dengan TNI AD ,sehingga apa yang menjadi kebutuhan masyarakat tentang sebuah tempat tinggal yang layak dapat di berikan dalam kegiatan TMMD ke 21 ini. Selamat dan sukses buat TNI AD yang selalu menyatu dengan kehidupan masyarakat Indonesia.








