Home Berita Mulud Adat Bayan, Inspirasi Masuknya Agama Islam di Lombok Utara.

Mulud Adat Bayan, Inspirasi Masuknya Agama Islam di Lombok Utara.

282
0

Penulis : Mustaan Suardi

Editor : Redaksi

LOMBOK UTARA .Ditaswara.com. –Tradisi mulud adat di Bayan erat kaitannya dengan sejarah masuknya agama Islam di Lombok Utara yang kemudian menyatu dengan kearifan lokal.

Salah satu peninggalan bersejarah umat Islam di Gumi Tioq Tata Tunaq yaitu Masjid Kuno Bayan Beleq. Masjid yang umumnya digunakan ketika Ramadhan, Idul Adha, Ngaji Makam, dan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Mulud Adat di Bayan pada tahun 2023 sebagai sebuah inovasi dikarenakan beberapa rangkaian acara untuk menyambut kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW.

“Ada inovasi yang dilakukan masing-masing gubuk, salah satunya seperti di Bayan dengan melakukan seminar, pentas seni, dan pawai budaya,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata KLU, Denda Dewi Tresni Budi Astuti, pada Minggu (1/10)

Tampak ribuan masyarakat datang dan menyaksikan prosesi komuni Mulud Adat di pelataran Masjid Kuno Bayan. Tak mengherankan jika wisatawan lokal maupun mancanegara datang melihat prosesi ritual adat dapat dijumpai sekali setahun ini.

“Artinya acara ini bukan hanya sekadar monoton, tapi ada rangkaian yang harapannya kedepan ini kepada Dispar maupun Dikbud KLU untuk bersama-sama  mengapresiasi dan mendampingi ketika ada ritual adat yang ada di KLU khususnya di sisi timur Kayangan dan Bayan,” bebernya.

Dalam pada itu, Tokoh Pemuda Bayan, Raden Riko juga memiliki semangat yang tinggi terus membangkitkan semangat anak muda di Bayan mengungkapkan kegembiraannya atas penyelenggaraan beberapa rangkaian acara mulud Adat.

“Alhamdulillah mulud adat tahun ini sangat meriah dan partisipasi pemuda sangat bagus. Mulud kali ini menurut saya sangat istimewa karena dibarengi dengan rentetan acara lainnya seperti Bayan expo,” tuturnya.

Hal ini menurutnya tentu karena budaya dan adat istiadat yang masih dijaga menjadi sebuah keunikan tersendiri yang tidak dapat ditemui di tempat lain.

Baca Juga :  Bupati Sampaikan Dua Raperda di Hadapan Legislatif

Ditemui media ini, seorang pemuda setempat yang enggan disebutkan namanya rela pulang ke Bayan untuk menyaksikan ritual Mulud Adat. Sebelumnya ia bekerja di Bali, namun untuk mengobati rasa rindu dan tidak ingin melewatkan momen sekali setahun ini ia menyempatkan pulang ke kampung halamannya.

“Banyak masyarakat yang menyaksikan mulud adat ini, terlebih juga karena saya ingin ikut serta menyaksikan dan memeriahkan mulud adat di Bayan,” ujarnya.

Tampak hadir Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter Febrianto sekaligus mengikuti prosesi Mulud Adat Bayan mengenakan pakaian Adat Saat memasuki Masjid Kuno Bayan Beleq. (ds1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here