Penulis: Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Menjelang hari raya kurban, sebanyak 50 ribu ekor sapi telah diberikan vaksin di Kabupaten Lombok Timur. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnakeswan Lombok Timur drh. Hultatang, kepada media ini, Selasa (21/5).
”Dalam rangka persiapan kurban memang untuk pemotongan ternak sapi atau hewan kurban syaratnya itu sudah harus di vaksin sekali sebagai syarat untuk lalu lintasnya,” ucapnya menjawab awak media.
Adapun hewan yang dipelihara dalam jangka waktu lama dikatakannya harus diberikan vaksin lebih dari satu kali dan paling tidak dua atau tiga kali agar bisa memback-up dan tidak menyebarkan virus ke hewan lainnya karena sudah mempunyai antibodi.
”Untuk pemeliharaan memang harus lebih dari 2 kali supaya antibodinya maksimal,” katanya.
Sementara dalam mengantisipasi penyakit mulut dan kaki (PMK) yang saat ini dalam proses pembebasan, Disnakeswan Lombok Timur terkait dimasa kurban ini adalah dengan memperketat lalulintas ternak.
Kendati lalulintas ternak yang datang dari luar Lombok seperti Sumbawa dikatakan tentunya pihak sana memiliki mekanisme pengetatan pemeriksaan sampai terakhir ternak itu dikarantina dan tentunya sudah di vaksin.
”Menjadi kekhawatiran kita itu lalulintas pergerakan ternak antar Kabupaten tetapi di daratannya karena belum memiliki cek poin maksimal,” imbuhnya.
Lebih jauh dikatakan Hultatang, pihaknya berharap agar pergerakan ternak yang datang dari luar Lombok Timur harusnya sudah di vaksin karena kegiatan vaksin ini dilakukan menyeluruh di NTB.
”Mudah mudahan lah seluruhnya sudah di vaksin, terutama yang dari luar Lombok Timur,” tutupnya.(ds2)








