Home Berita Jatmika Menjadi Pengepul Rumput Laut Untuk Hidupkan Keluarga.

Jatmika Menjadi Pengepul Rumput Laut Untuk Hidupkan Keluarga.

120
0

Feature :

Menekuni Usaha Rumput laut jenis ganggang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan,pengolahannya harus tepat waktu sehingga akan di jual ke masyarakat tetap dalam keadaan segar dan nikmat saat di santap. Berikut laporan untuk para pembaca Ditaswara.com.

Rosiadi

Wartawan Ditaswara.com

Jatmiko seorang lelaki paru baya berumur 45 tahun menekuni usaha menjadi pengepul rumput laut sejak 2006 semata-mata untuk meneruskan usaha yang sudah di rintis mertuanya yang kondisinya sekarang sudah mulai uzur dimakan usia. Mertuanya membuka usaha menjadi pengepul rumput laut mulai sekitar tahun 1980. Kendatipun usaha ini di anggap gampang-gampang susah,Jatmiko berusaha tetap semangat menekuni dan tetap menjalankan usaha peninggalan mertuanya tersebut.

Rumput laut jenis ganggang merupakan salah satu tumbuhan laut berkelorofil dan di golongkan sebagai tanaman tingkat rendah yang tidak memiliki akar,batang maupun daun yang sejatinya melainkan hanya menyerupai batang yang di sebut thallus.
Untuk mendapatkan rumput laut jenis ganggang ini,Jatmiko harus membelinya ke petani rumput laut yang ada di wilayah bagian Selatan yaitu di Kecamatan Jerowaru tepatnya di Desa Kaliantan. Para petani rumput laut ini dalam membudidayakannya menggunakan tempat penanaman yaitu berupa rakit,patok dan menggunakan longleng . Jatmiko membeli rumput laut ke petani yang menggunakan alat rakit.
Untuk menjual rumput laut jenis Ganggang ini memiliki resiko yang besar yaitu ketika Ganggang tidak habis terjual dalam jangka waktu tertentu ,dpat membuat Ganggang menjadi tidak segar dan busuk hal ini dapat menimbulkan kerugian. Oleh karena itu untuk menutupi agar tidak selalu rugi maka dilakukan pembatasan stok sehingga tidak terlalu lama di simpan. Selain itu untuk membuat jadi ebih awet rumput laut ini di jemur beberapa saat dan setelah itu di rendam lagi sehingga menjadi segar . Biasanya rumput laut yang sudah di rendam ini di buat menjadi jenis lauk yang dinamakan “Plencok” Di samping itu pemasarannya memerlukan strategi lebih lebih berani dengan menjualnya ke berbagai pasar yang ada di Lombok Timur seperti pasar Aikmel,Masbagik,Selong dan beberapa pasar lainnya. Ganggang ini salah satu lauk yang enak untuk menjadi temannya nasi, setelah di cuci sampai bersihkan,ganggang ini selanjutnya di buatkan parutan kelapa sebagai campuran,layaknya seperti urap-urap dan akan lebih enak rasanya bila di berikan cairan sambal atau ulek-ulek. Harga per porsinya bila di jual di pasar oleh para pedagang antara 2 ribuan sampai 5 ribuan,tergantung pesanan dari pembeli.

Baca Juga :  Masyarakat Harus Pro Aktip Awasi Lembaga Penyiaran.

Dengan usaha ini Jatmiko dapat menghidupkan keluarga besarnya yang terdiri dari isteri dan 5 orang anaknya. Warga yang tinggal di sekitar Desa Gapuk Kecamatan Suralaga Lombok Timur terutama para ibu-ibu mengambil rumput laut di Jatmika dan selanjutnya mereka jual di pasar-pasar. Dalam satu bulan omset yang didapat rata-rata 4 juta lima ratus ribu lebih,usaha pengepul rumput laut ini saat ini hanya sebatas untuk memenuhi kebutuhan sehar-hari. Kedepannya harus ada perhatian dari Pemerintah baik dari sisi pengelolaan rumput laut maupun dari sisi peralatan untuk membuat rumput laut dapat tahan lebih lama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here