Penulis: Buati Sarmi
Editor : Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Seorang pelatih selancar (instruktur surfing) bernama Samsul Bahri (33 tahun) asal Kecamatan Pujut, Lombok Tengah (Loteng) diduga meninggal dunia setelah terhempas oleh gelombang ombak yang besar di Wilayah Laut Inside Ombak Ekas, Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), pada Jumat (7/3) sekitar pukul 16.00 WITA.
Menurut keterangan saksi, Sahdan Ahmad (51 tahun), korban datang dari Awang, Lombok Tengah (Loteng), menggunakan perahu boat untuk mendamping tamu berselancar di wilayah Laut Ekas. Korban kemudian menggunakan papan selancar untuk mengambil momen ombak, namun tali selancar terputus dan korban terhempas oleh gelombang ombak sebanyak sekitar 5 kali.
Korban sempat meminta bantuan kepada teman-teman sesama pelatih selancar, namun belum dapat membantu karena gelombang ombak yang besar.
Korban terbawa arus ke sebelah timur dan dapat dibantu naikan ke perahu boat dekat dengan laut HOT Planet. Namun, korban sudah dalam kondisi kritis dan diperkirakan meninggal dunia dalam perjalanan pulang ke Awang, Lombok Tengah.
”Korban diduga meninggal dunia karena terlepasnya tali pengikat selancar dan terhempas oleh gelombang ombak yang besar di Wilayah Laut Desa Ekas, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur,” kata Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman, Sabtu (8/3).(ds2)








