
Penulis : Buati Sarmi
Editor : Mustaan Suardi
Lombok Timur. Ditaswara. com. Sebanyak 13 ribu paket sembako bantuan dari Pemda Lombok Timur di berikan untuk Kecamatan Pringgasela. Paket tersebut akan di bagi ke 10 desa yang ada di kecamatan Pringgasela sesuai dengan data dari masing-masing desa.
Sebelumnya memang pembagian sembako akan dibagikan menjelang hari raya Idul Fitri 1446 H, namun terkendala oleh beberapa hal sehingga di bagikan setelah lebaran ini.
” Kendala yang terjadi sehingga paket sembako tidak dapat di berikan menjelang Idul Fitri yaitu karena faktor cuaca yang hujan terus menerus dan masalah mobilisasi, ” kata Pejabat Camat Pringgasela Zulkifli, S. IP.
Dan saat itu hanya 3 kecamatan yang dapat di berikan sebelum Idul Fitri 1446 H yaitu Kecamatan Selong, Sikur dan Terara.
Untuk Kecamatan Pringgasela sesuai jadwal yang di terima lanjut Zulkifli mulai di distribusikan pada tanggal 8 April 2025 seminggu setelah lebaran di 10 desa, dan tim verifikasi dan pengawasan kecamatan sudah membagi diri untuk melakukan pengawasan di 10 desa tersebut. Dan secara umum pembagian paket sembako ini berjalan lancar.
” Memang ada satu desa yang semula menolak paket sembako ini karena di anggap tidak sesuai dengan harapan, namun setelah di berikan pemahaman, desa tersebut akhirnya menerima, ” imbuhnya.
Yang jelas karena ini bantuan perdana dari Bupati dan wakil Bupati Iron Edwin tentu ada kekurangan di sana sini tetapi secara umum untuk kecamatan Pringgasela pendistribusian nya berjalan aman dan lancar.
Ketua Tim verifikasi dan pengawasan kecamatan Pringgasela H. Mahli Said mengatakan, pembagian paket sembako di semua desa sampai saat sudah dilakukan dengan lancar sesuai dengan data yang ada di masing-masing desa.
” Terakhir pembagian paket sembako ini pada hari Senin ini di desa Pringgasela yaitu di Gubuk Daya Timuk dan Gubuk Daya Selatan, ” katanya.
Jumlah tim verifikasi dan pengawasan lanjut Mahli ada sebanyak 10 orang yang di terjunkan di masing-masing desa. Sehingga kegiatan pengawasan dan monitoring berjalan dengan baik dan benar.
Untuk pendistribusian sendiri oleh masing-masing desa di lakukan sesuai dengan kesepakatan dari Pemdes setempat ada yang waktunya agak lama dan ada yang cepat.
” Untuk pembagiannya tetap di lakukan di kantor desa dan tidak dapat di bagikan langsung ke ke wilayah atau kekadusan, karena kalau langsung akan butuh biaya lagi, dan biaya untuk itu tidak ada, ” jelasnya.
Dan selama kegiatan pendistribusian ini berlangsung pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan Kepala Desa maupun Kawil. Pemberian paket sembako ini tepat sasaran sesuai dengan nama penerima yang ada di kupon yang di bagikan tersebut.
Adapun rincian paket sembako untuk masing-masing desa yaitu Desa Pringgasela Timur 640 paket, Pengadangan Barat 975 paket, Jurit 1471 paket, Pringgasela Selatan 1681 paket, Rempung 1238 paket, Jurit Baru 1314 paket, Aikdewa 1000 paket, Timbanuh 734 paket, Pringgasela 1400 paket dan Desa Pengadangan 2547 paket, sehingga total semuanya 13.000 paket.( ds2).







