BeritaLombok Timur

Tim Evaluator Kemendagri Puas Dengan Kinerja Triwulan II Kepemimpinan Pj. Bupati Juaini Taofik

-

Penulis : Buati Sarmi

Editor: Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com. Tim Evaluator kementrian dalam negeri (Kemendagri) mengaku puas dengan laporan kinerja triwulan II masa kepemimpinan Penjabat (Pj.) Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, yang berlangsung Rabu (24/4) di Lantai 8 Itjen Kemendagri.

Pj. Bupati Juaini Taofik didampingi Tim yang diantaranya terdiri dari Inspektur Daerah dan kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perdagangan serta sejumlah pimpinan OPD mengikuti rangkaian evaluasi kinerja penjabat kepala daerah.

Kak Ofik sapaan akrab Pj. Bupati Lombok Timur tersebut, menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak, mulai dari eselon dua, eselon tiga, hingga staf. “Terima kasih kepada rekan-rekan. Ini bukan sukses personil, ini team work yang baik, dari tataran staf yang langsung bekerja, eselon 3 yang mengawasi, dan para eselon 2 yang memimpin. Saya lead sebagai aggregator saja,” ucap Kak Ofik pada kesempatan tersebut.

Ditambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan semua saran dan masukan yang disampaikan tim evaluator. Kendati pihaknya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang belum dikerjakan ataupun yang sudah dikerjakan tetapi belum disampaikan.

”Kita akan mencoba untuk menyempurnakannya dan terus meningkatkan kinerja untuk akselerasi pelaksanaan tugas yang diamanahkan. Selain itu, peningkatan standar dalam setiap kriteria juga sebagai pemicu untuk terus meningkatkan kinerja,” tuturnya.

Kendati puas, akan tetapi sejumlah isu disebut masih perlu mendapat perhatian, diantaranya penataan tenaga honorer yang mencapai lebih dari sembilan ribu orang. Langkah-langkah konkret untuk itu diminta untuk dirumuskan sehingga persoalan tenaga honorer dapat dituntaskan sesuai waktu yang ditetapkan.

Sebelumnya, Tim Evaluator mengaku puas atas kinerja Pj. Bupati Lotim, seperti dalam upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lombok Timur yang berada di angka 70,65. Bidang pendidikan dan kesehatan menjadi pendorong peningkatan IPM tersebut.

Baca Juga :  Pemda KLU Bersama Polres Lotara Vaksin Pelaku Pariwisata KLU

”Untuk bidang pendidikan misalnya, Harapan Lama Sekolah (HLS) Kabupaten Lombok Timur tahun 2023 adalah 14,06. Angka tersebut diatas HLS provinsi NTB yaitu 13,97 tahun dan capaian nasional sebesar 13,15. Demikian pula dengan umur harapan hidup (UHH) yaitu 71,72,” kata pihak Tim Evaluator.

Keberpihakan Pemda terhadap upaya pemeliharaan dan pelayanan kesehatan masyarakat dengan pemenuhan cakupan kesehatan semesta (universal health coverage=UHC) juga mendapat apresiasi. Setelah mencapai 95% lebih pada akhir 2023, awal tahun 2024 ini Lombok Timur telah mencapai UHC 98%. Dialokasikan dana lebih dari Rp73 miliar pada tahun 2024 dengan peningkatan hampir Rp34 miliar dibanding tahun sebelumnya.

Keberhasilan lain yang juga diapresiasi seperti pengendalian inflasi daerah. Lombok Timur bahkan belum memanfaatkan belanja tidak terduga (BTT) karena indeks perubahan harga (IPH) yang masih terkendali melalui kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari BULOG, hingga Champion Cabai dan unsur lainnya.

Kendati demikian, tim evaluator juga mengatakan bahwa Pemda Lotim masih memiliki pekerjaan rumah yang jumlahnya tidak cukup ringan seperti di sektor kesehatan seperti penuruan angka stunting dan mengukur kepuasaan pelayanan publik di pusat layanan kesehatan, serta penanganan inflasi dan peningkatan transaksi non tunai, termasuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) secara online (daring).

”Adapun tindak lanjut dari hasil evaluasi ini dapat dilihat hasilnya pada evaluasi kinerja triwulan berikutnya. Evaluasi kinerja Penjabat Bupati dilaksanakan setiap triwulan dan berlaku bagi seluruh penjabat kepala daerah,” Tutup Evaluator.(ds2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *