Penulis: Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Bertepatan satu tahun masa kepemimpinan Penjabat (Pj.) Bupati Lombok Timur, NTB, resmi diperpanjang oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3 – 3777 Tahun 2024. Berlangsung di ruang kerja Pj. Bupati Lotim, diserahkan langsung oleh Kepala Biro Pemerintahan Provinsi NTB, pada Kamis (26/9).
H. Muhammad Juaini Taofik, dipercayakan Kemendagri RI melanjutkan kembali tugasnya sebagai Pj. Bupati Lombok Timur untuk periode maksimal satu tahun hingga pelantikan Kepala Daerah Definitif.
Adapun kinerja dan netralitas Juaini Taofik tetap dievaluasi setiap per triwulan guna memastikan pelaksanaan tugas yang optimal. “Lanjutkan Pak Bupati, dan jaga netralitas serta dukung penyelenggara,” pesan Tito Karnavian melalui Karo Pemerintahan Provinsi NTB, Ir. Lalu Hamdi, pada kesempatan itu.
”Penjabat Bupati juga bertanggung jawab atas persiapan Pilkada Kabupaten Lombok Timur tahun 2024 dan menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara. Serta diwajibkan menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur setiap tiga bulan sekali,” lanjutnya.
Selama masa jabatannya, Juaini Taofik akan tetap menjabat sebagai pimpinan tinggi pratama, dan berhak mendapatkan hak keuangan dan protokoler yang setara dengan kepala daerah definitif sesuai peraturan yang berlaku.
”Penjabat juga diberi tugas dan kewenangan, serta larangan tertentu, termasuk larangan pengisian jabatan dan mutasi pegawai tanpa persetujuan tertulis dari Kemendagri,” ujar Hamdi.
Sementara itu, Pj. Bupati Lombok Timur, Juaini Taofik menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan tersebut. Adapun selama setahun masa kepemimpinannya beberapa capaian penting disoroti mulai dari keberhasilan Desa Setanggor Selatan meraih predikat desa terbaik kedua secara nasional, UHC, dan penurunan angka stunting yang signifikan.
”Selain fokus kita terhadap penyelanggaraan pemilu, penting pula untuk kita menjaga stabilitas harga bahan pokok di Lombok Timur. Karena koordinasi yang baik dengan berbagai pihak telah membantu daerah ini mencapai peringkat ketiga terbaik nasional dalam mengendalikan indeks harga bahan pokok,” imbuh Juaini Taofik.(ds2)








