
Penulis : Mustaan Suardi
Editor: Redaksi
Lombok Timur. Ditaswara. com . Potensi air yang melimpah dan suasana alam yang sejuk di kawasan Aik Pengembul atau Aik Ngembul di Desa Rempung menjadi sebuah potensi besar untuk dapat dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata di Lombok Timur. Hal ini disampaikan oleh staf khusus bidang Pariwisata dan Ekonomi kreatif Pemda Lombok Timur Ahmad Rojie SE Ketika meninjau kawasan tersebut Sabtu (3/5).
“Potensi udaranya cukup melimpah dan kawasan ini banyak ditumbuhi pepohonan seperti bambu dan aneka jenis pohon lainnya, ini salah satu aset yang berharga,” katanya.
Menurut Bang Ojie panggilan akrabnya, keberadaan sumber mata air Pengembul ini merupakan salah satu mata air yang tidak pernah mengering sepanjang masa. Tinggal sekarang bagaimana potensi ini dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat yang ada di kawasan ini. Adanya pohon bambu yang rindang ini dapat ditata lebih baik sehingga tampak lebih rapi, begitu juga berbagai pohon pelindung yang tumbuh subur juga di rapikan karena banyak tumbuh rumput atau semak-semak di bawahnya. Berbagai jenis pohon yang tumbuh di lahan milik Pemda Lombok Timur seluas kurang lebih 1 hektar yang berada di kawasan Aik Pengembul ini dapat dikelola oleh masyarakat seperti oleh Kelompok Sadar Wisata ( Pokdarwis).
” Saya pikir tinggal bagaimna kita memulainya sekarang, secara regulasi lahan Pemda yang selama ini nganggur dapat dikelola dengan baik, ” imbuhnya.

Oleh karena itu diharapkan untuk segera membentuk Pokdarwis di Desa Rempung sehingga komunitas ini yang akan bergerak dan memulainya serta melakukan sinergitas dengan pihak lain mulai dari pihak pemerintah Kabupaten sampai pemerintah Desa.
Apalagi setelah mengelilingi kawasan ini semua, Bang Ojie merasa yakin tempat Wisata alam ini dapat berkembang maju dan akan menjadi tujuan wisata bagi pencinta alam karena dapat menjadi lokasi berkemah.
“Saya pikir segara saja actionnya dan segera bentuk Pokdarwis sehingga ada yang mengerjakannya secara serius dan profesional,” ungkapnya dengan nada serius.
Menganggapi hal tersebut Ketua BPD Desa Rempung Rosiadi S.Pd yang ikut mendampingi staf khusus meninjau kawasan Aik Pengembul tersebut mengatakan, masalah aset yang ada di kawasan Aik Pengembul ini sudah cukup lama jadi perhatian berbagai pihak terutama karena adanya sumber mata air yang melimpah. Sehingga pihak PDAM menjadikannya sebagai salah satu sumber air yang di pakai.
“Selama ini banyak pihak yang berminat mengelolanya termasuk Pemdes Rempung, namun karena tidak didukung oleh SDM yang baik tidak dapat jalan terutama untuk memanfaatkan sumber air ini,” ujarnya.

Oleh karena itu lanjutnya, setelah bertemu dengan beberapa pemuda Rempung yang mempunyai kepedulian terhadap adanya aset ini segera untuk membentuk kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Desa Rempung dengan harapan ada yang lebih serius untuk mengelola Aik Pengembul ini.
Salah seorang pemuda Desa Rempung Hafizin yang juga ikut serta Staf khusus saat meninju Aik Pengembul mengungkapkan, dirinya sudah bertemu dengan puluhan pemuda lainnya, selanjutnya melakukan komunikasi dan sepakat berkumpul yang di laksanakan beberapa minggu yang lalu.
“Puluhan pemuda yang hobi pencinta alam ini dalam rapat bersama sepakat untuk membentuk Pokdarwis, dan menunjuk saya sebagai ketua,” kata Hafizin di hadapan staf khusus.
Setelah pembentukan Pokdarwis ini dan dilengkapi dengan beberapa divisi, sambil berjalan untuk legalisasinya, meninjau langsung meninjau kawasan Aik Pengembul dan berkemah semalaman sambil melihat semua potensi yang ada.
” Ternyata pada malam ratusan kunang-kunang berterbangan di kawasan Aik Pengembal yang membuat keindahan yang menakjubkan, ” ceritanya.
Setelah dilakukan survey tersebut menjadi salah satu hal yang menguatkan untuk dapat melakukan sesuatu di Aik Pengembul tersebut. Hafizin yang punya hobi pencinta alam ini juga menghubungi kelompok pencinta alam yang lain dan menceritakan keindahan Aik Pengembul. Semula para pencinta alam ini akan berkemah di Gawah Gong, tapi lokasi ini ditutup selama setahun karena ada revitalisasi. Ahirnya di sepakati acara Camping Groud dalam rangka hari lingkungan hidup sedunia 5 Juni 2025 di pindahkan ke Aik Pengembul.
Oleh karena itu dikawasan ini segera dibenahi dan dibersihkan rencana ini akan dilakukan pada hari Sabtu 10 Mei 2025.
” Untuk mendukung acara camping Ground se NTB ini nantinya akan dibuatkan sarana pendukung seperti air mancur ( pancer) sebanyak 11 buah sehingga nanti dinamakan Aik Pancer sebelas. Untuk nama lebih cocok lokasi Aik Pengembul ini disebut Aik Ngembul yang artinya air yang keluar dan berlimpah, ” urainya.

Selanjutnya Setelah Pokdarwis ini di bentuk akan segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak mulai dari stafsus bidang Pariwisata dan ekonomi kreatif, Lingkungan hidup, Camat dan Kepala Desa.
“Dengan adanya dorongan dan kerjasama dari berbagai pihak nantinya akan bermuara Aik Ngembul menjadi salah satu tujuan wisata yang menarik di Lombok,” tutupnya. (ds 1).





