
Penulis: Buati Sarmi
Editor ,: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Jagat maya dihebohkan dengan video seorang oknum polisi, Aipda S, yang terekam melontarkan kalimat rasis kepada seorang warga Sumbawa. Aksi arogan yang sempat memicu gelombang kecaman publik di media sosial ini langsung mendapat atensi serius dari Kapolres Lombok Timur.
Kapolres Lombok Timur, AKBP I Komang Sarjana, S.I.K., S.H., memastikan bahwa Aipda S telah dicopot dari jabatannya. Saat ini, yang bersangkutan tengah menjalani pemeriksaan intensif di Sipropam.
”Jabatan Aipda S sudah kami copot, kini yang bersangkutan tengah diperiksa dan dalam pengawasan Sipropam,” tegas Kapolres pada Minggu (17/8), pukul 16.40 WITA.
Senada dengan Kapolres, Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman, turut menegaskan bahwa Aipda S telah dicopot dan sedang dalam pemeriksaan terkait dugaan tindakan rasisme terhadap warga Sumbawa.
Lebih lanjut, Osman menjelaskan bahwa kasus ini sebenarnya telah berakhir damai antara kedua belah pihak. Namun, video yang kembali viral di media sosial membuat kasus ini mencuat kembali ke publik. ”Sebelum videonya viral di medsos, kami dari Kepolisian Resor Lombok Timur telah mengambil langkah cepat dengan memanggil Aipda S, melakukan interogasi, serta mencopot jabatannya,” terang Osman.
Ia menambahkan, setelah video percekcokan antara saudari “C” (warga Sumbawa) dengan Aipda S viral, pihak kepolisian telah memediasi keduanya, dan saudari “C” telah memaafkan Aipda S.
Meskipun demikian, Osman menegaskan bahwa proses tindakan disipliner terhadap Aipda S tetap akan dilanjutkan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. ”Walaupun Aipda S telah dimaafkan oleh Saudari C, proses tindakan disiplin tetap dilakukan,” tegasnya.
Polres Lombok Timur juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Sumbawa, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. ”Jangan sampai melakukan tindakan anarkis karena hal tersebut dapat memicu permasalahan baru,” pesan Osman.
”Kini yang bersangkutan tengah menjalani pemeriksaan, kami berkomitmen akan menindak tegas Aipda S dan transparan dalam mengusut kasusnya,” pungkas Osman, memastikan komitmen Polres Lombok Timur dalam menangani kasus ini secara adil.(ds2)







