Penulis: Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Polres Lombok Timur berhasil menangkap tersangka komplotan pencurian sapi di dua wilayah berbeda dalam satu bulan terakhir, namun tiga orang diantaranya masih menjadi buronan aparat.
Hal itu disampaikan Wakapolres Lombok Timur, Kompol Raditya Suharta, didampingi Kasatreskrim AKP. I Made Dharma Yulia Putra, dalam press rilis pengungkapan tindak pidana di wilayah hukum Polres Lombok Timur, Selasa, (15/10).
”Enam pelaku berhasil diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka diantaranya, AM, MA, AG, HW, RA dan YP. Sedangkan tiga lainnya masih daftar pencarian orang (DPO) berinisial M, AG, RZ,” ucap Wakapolres.
”Komplotan pencurian ternak sapi di wilayah Lombok Timur ini diketahui sudah empat kali melakukan aksi kejahatannya. Mereka (pelaku, red) menjalankan aksinya di dua tempat berbeda dalam satu bulan terakhir. Para pelaku juga merupakan jaringan komplotan pencurian ternak antar daerah,” tambahnya.
Diungkap bahwa, para pelaku tersebut beraksi selalu pada malam hari. Dengan TKP pertama di kandang sapi milik Kawal (59) warga Dusun Dasan Baru, Desa Ramban Biak, Kecamatan Lenek pada Rabu, 2 Oktober lalu sekitar pukul 02.30 wita.
Sedangkan TKP kedua dikandang sapi milik Amaq Nurudin (59) di Dusun Banjar Manis Selatan, Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, pada Sabtu, 12 Oktober sekitar pukul 01.30 wita. ”Pada TKP pertama, pelaku berjumlah empat orang dan menggasak empat ekor sapi. Sedangkan TKP kedua, enam orang berhasil menggasak dua ekor sapi,” terangnya.
Adapun empat ekor sapi yang sempat dibawa kabur pelaku, berhasil ditemukan di wilayah Lombok Tengah, yang kini sudah diamankan penyidik Polres Lotim sebagai barang bukti.
Para pelaku kini dihadapkan pada pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. Selain itu, pada penangkapan tersebut polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil truk Hino warna hitam, empat ekor sapi, satu buah pisau dan tali sapi.
Sementara itu, Kepala Desa Lenek, Gumbitan mengaku terbantu atas penangkapan para komplotan pencuri ternak oleh Polres Lotim. Ditangkapnya para pelaku tersebut memberikan rasa aman bagi pemilik ternak terutama di wilayahnya.”Kami berterima kasih kepada Polres Lotim yang telah menangkap semua pelaku,” katanya didampingi salah satu pemilik sapi tersebut.(ds2)








