Home Berita Narapidana Lapas Selong Ditemukan Tak Bernyawa Usai Kabur dari Lokasi Panen Jagung

Narapidana Lapas Selong Ditemukan Tak Bernyawa Usai Kabur dari Lokasi Panen Jagung

660
0
Kepala Lapas Klas iiB Selong Ahmad Sihabudin saat memberikan keterangan terkait meninggalnya salah seorang Warga Binaan di Menanga Baris, Ahad (27/4)

Penulis: Buati Sarmi

Redaktur : Mustaan ​​Suardi

Lombok Timur – Diswara.com . Kabar duka menghadiri Lapas Kelas IIB Selong. Seorang warga binaan berinisial KY (36) ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan menghilang dari lokasi program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) di kawasan Menanga Baris.

Kepala Lapas Selong, Ahmad Sihabudin, membenarkan informasi tragis ini saat konfirmasi awak media pada Minggu (27/4). Benar, yang bersangkutan, KY, sedang membantu panen di Menanga Baris. Kami menerima laporan bahwa ia melarikan diri dari lokasi, ucapnya kepada media.

Tim dari Lapas bergerak cepat begitu mendapat kabar penemuan sesosok jenazah di aliran sungai Dusun Lingkung Lauq, Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur. Setelah memastikan menuju RSUD Selong, petugas bahwa jenazah tersebut adalah KY, warga binaan yang sebelumnya kabur saat apel siang di tengah kegiatan panen raya jagung pada hari Sabtu (26/4).

Sempat terjadi simpang siur informasi terkait identitas korban. Kalapas kemudian mengklarifikasi, ”Ada pemberitaan yang menyebutkan nama Hariyanto (50), namun berdasarkan data kami, korban bernama Kariyanto (35),” lanjutnya.

Sihabudin menjelaskan bahwa program perbantuan panen ini merupakan bagian dari upaya Lapas Selong dalam memberdayakan warga binaan sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada para petani di wilayah tersebut. KY seharusnya berada di Menanga Baris hingga 30 April mendatang, bersama dengan sepuluh rekan warga binaan lainnya, bergabung dengan empat belas orang yang sudah lebih dulu berada di lokasi.

”Pasca kejadian ini, seluruh warga binaan yang bertugas dalam program SAE di Menanga Baris telah ditarik kembali ke Lapas pada Sabtu malam,” tegas Sihabudin.

Kalapas juga menyebarkan berbagai spekulasi yang muncul. Ia memastikan bahwa seluruh peserta program SAE telah melalui proses seleksi ketat dan mendapatkan upah yang layak. Lebih lanjut, ia menepis anggapan bahwa KY terlibat dalam kasus narkoba atau pembunuhan. Program ini secara khusus diperuntukkan bagi warga binaan yang memiliki catatan perilaku baik selama menjalani masa pidana.

Baca Juga :  Bayi Perempuan Malang Ditemukan di Toilet IGD Puskesmas Selong

”Justru almarhum ini berkelakuan baik selama di dalam Lapas, sehingga terpilih untuk ikut membantu panen di Menanga Baris,” ungkap Sihabudin.

Insiden ini mendorong pihak Lapas Selong untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme dan Standar Operasional Prosedur (SOP) program SAE perbantuan panen. Pihak keluarga KY telah menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi. Jenazah almarhum telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman pada hari ini, Minggu (27/4).

Menangapi pemberitaan yang beredar, Kalapas Ahmad Sihabudin menjelaskan kronologi kejadian. Pihaknya menerima laporan mengenai kaburnya KY dari petugas di Pos SAE Menanga Baris pada Sabtu siang. Upaya pencarian segera diintensifkan setelah yang bersangkutan tidak ditemukan saat apel pengecekan rutin.

Menjelang memasuki waktu sholat Ashar, pihak kepolisian memberikan informasi penting terkait penemuan jenazah dengan ciri-ciri ttyang sesuai dengan warga binaan yang menghilang. Setelah dilakukan verifikasi di RSUD Selong, dipastikan bahwa jenazah tersebut benar-benar pahlawan yang melarikan diri dari lokasi SAE Menanga Baris.

Lapas Kelas IIB Selong menyatakan komitmen penuh untuk mendukung proses penyelidikan yang akan dilakukan oleh pihak kepolisian terkait kejadian ini. Program SAE Menanga Baris sendiri merupakan salah satu wujud nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, sekaligus memberdayakan warga binaan melalui sektor pertanian, peternakan, dan potensi pariwisata pantai.

“Terkait kejadian ini, pihak Lapas Selong akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terkait penempatan petugas pengamanan dan pengawasan di Pos SAE Menanga Baris,” pungkas Ahmad Sihabudin.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here