Home Feature Mengenal Selober Alat Musik Khas Desa Pengadangan di Lombok Timur

Mengenal Selober Alat Musik Khas Desa Pengadangan di Lombok Timur

311
0

 

Selober merupakan alat musik tradisional yang terlahir dari wilayah desa Pengadangan. Alat musik ini dahulunya dimainkan hanya untuk mengisi waktu luang dan bekal pemuda pemudi saat midang (ngapel) atau berkunjung rumah ke pacarnya. Berikut laporannya.

Buati Sarmi

Wartawan Ditaswara. com. 

Dalam sisi peralatan alat musik Selober ini ada nine (Perempuan) dan mame (Laki) sehingga saling sahut menyahut dan pertanda menerima keduanya saling menerima.Demikian di sampaikan Amaq Afan, salah satu Pengerajin Selober yang ada di Pengadangan.

Selober ini satu satunya di Indonesia dan alat musik tradisional asli dari desa Pengadangan.

Selober berasal dari kata Slemor yang berarti mengisi waktu luang dan kata seber yang bermakna serak. Gabungan dua kata ini kemudian menjadi selober, seni musik tradisional khas masyarakat Pengadangan.

Alat musik selober terdiri dari 11 orang pemain yang terdiri dari sepasang pemain selober (6 orang), diiringi satu pemain gambus, rencek, gendang, suling dan sekarang tak jarang dilengkapi dengan vokalis sasak. Paduan suara alat musik ini menghasilkan irama dengan suara khas dan enak didengar.

Alat musik selober cukuplah unik, karna hanya menggunakan irisan pelepah daun aren (nao). Pelepah aren yang diambil sebagai selober adalah bagian kulit luar yang masih basah sehingga cukup elastis, dengan panjang hanya sampai 15 cm dengan lebar 3 sampai 4 cm. Sedangkan bagian tengah, diiris segi empat.

Suara yang dihasilkan hanya lima nada dasar baik selober nine mapun selober mame. Selober nine bernada rendah. Sedangkan Selober mame bernada lebih tinggi.

Alat musik selober ini tetap ada sampai kini dan rekan-rekannya lestarikan sebagai salah icon untuk desa Pengadangan dan sangat menyayangkan para generasi muda desa Pengadangan jarang mau mempelajari atau mengembangkan alat musik tradisional tersebut.

Baca Juga :  Jadi Korban KBGO di Platform 'Facebook', Foto Tanpa Busana IRT Asal Lombok Tersebar

Ke khasan ini alat musik Selober ini tetap kami lestarikan dan pertahankan walaupun minat anak-anak muda generasi penerus kami kurang berminat mempelajari alat musik ini. Tentunya semua unsur harus terlibat mulai dari Pemerintah Desa sampai instansi terkait. Dengan keterlibatan banyak unsur maka keberadaan musik selober ini dapat di lestarikan dari zaman ke zaman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here