Penulis : Buati Sarmi
Editor : Mustaan Suardi
Lombok Timur.Ditaswara.com.Beberapa bulan kebelakang banyak di temui gelandangan dan pengemis( Gepeng ) di Kabupaten Lombok Timur kian menjamur, keberadaan mereka pun hampir di setiap perempatan jalan. Salah satunya di simpang empat lampu merah Desa Rempung.
” Keberadaan gepeng semakin hari semakin menjamur di wilayah Lombok Timur. Meski geram atas kondisi tersebut, pihaknya mengaku belum bisa berbuat banyak, sebelum berkoordinasi dengan pihak terkait, yakni dari Dinas Sosial,” kata Slamet Alimin, Kasatpol PP Lombok Timur.
Menurutnya,dalam gepeng ini wewenangnya ada di OPD terkait. Namun jika sampai mengganggu kenyamanan dan ketertiban umum maka akan ditindak.
Satpol PP Lombok Timur akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait atas keberadaan gepeng tersebut. Terlebih rata-rata para gepeng memanfaatkan kekurangan para penyandang disabilitas untuk mendapatkan belas kasihan dari para pengendara.
“Mereka memanfaatkan disabilitas, kita bukan suudzon tapi mungkin gepeng ini sudah terorganisir,” katanya.
Pihak Satpol PP mengkhawatirkan akan lebih banyak lagi orang yang tak bertanggung jawab memanfaatkan kekurangan para penyandang disabilitas. Bahkan nantinya dapat memanfaatkan anak-anak untuk menjadi gepeng di tengah jalan.
“Ini kalau kita tidak basmi dari akarnya justru akan bertambah lagi, apalagi nantinya jika ia mendapatkan keuntungan bisa-bisa makin kegirangan mereka.” ungkapnya
Untuk saat ini lebih jauh di ungkapkan secara garis besar kenapa harus dibiarkan,karena segala sesuatu tetap mengacu pada hukum yang berlaku,pungkasnya (aty).








