Home Lombok Timur Jasad Kadus Loteng Hilang di Perairan Jerowaru Akhirnya Ditemukan di Perairan Gili...

Jasad Kadus Loteng Hilang di Perairan Jerowaru Akhirnya Ditemukan di Perairan Gili Bungkak

92
0
Warga dan nelayan di perairan Gili Bungkak, Desa Pulau Maringkik, Kecamatan Keruak, Lombok Timur (Lotim), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang terapung pada Jumat (7/11) pagi.

Penulis: Buati Sarmi 

Editor: Mustaan Suardi 

Lombok Timur – Ditaswara.com. Warga dan nelayan di perairan Gili Bungkak, Desa Pulau Maringkik, Kecamatan Keruak, Lombok Timur (Lotim), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang terapung pada Jumat (7/11) pagi. Korban yang belakangan diketahui bernama Santri Riadi (33) adalah seorang pemancing tradisional asal Lombok Tengah (Loteng) yang dilaporkan hilang beberapa hari sebelumnya.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman, saat dikonfirmasi media ini membenarkan adanya peristiwa penemuan tersebut.

Dijelaskan bahwa mayat pria tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.00 WITA oleh saksi bernama Yuda, seorang nelayan asal Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak. Yuda yang dalam perjalanan menuju lokasi memancing, terkejut melihat sesosok tubuh mengambang dalam posisi telungkup di perairan antara Gili Bungkak dan Gili Mas, Desa Maringkik.

“Saat sampai di TKP, saksi melihat mayat dalam keadaan terapung telungkup,” terang Osman.

Saksi segera menginformasikan penemuan tersebut kepada petugas Patroli Polairud yang kebetulan tengah melakukan pencarian terhadap korban hanyut di wilayah tersebut.

Setelah menerima laporan, tim gabungan yang terdiri dari personel TNI-AL, Polair Polres Lotim, dan Basarnas langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Jenazah kemudian dibawa ke Pelabuhan 2 Telong-elong, Desa Jerowaru, dan selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Jerowaru untuk diidentifikasi lebih lanjut.

”Saat ditemukan, kondisi mayat sudah memprihatinkan, dengan ciri-ciri badan sudah membengkak, kulit sudah terkelupas, dan mengenakan celana kolor warna biru,” ungkapnya.

Kondisi ini menguatkan dugaan bahwa korban sudah hanyut beberapa hari di laut.

Sekitar pukul 10.35 WITA, setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh tim Inafis Polres Lotim bersama pihak PKM Jerowaru, pihak keluarga yang turut hadir membenarkan bahwa jenazah tersebut adalah Santri Riadi, pemancing tradisional yang tenggelam/terseret arus air laut di perairan Tabuan, Desa Kwangrundun, Kecamatan Jerowaru pada hari Selasa, (4/11) lalu.

Baca Juga :  Namanya Digadang Maju di Pilkada Lombok Timur, Ini Kata Tuan Guru Fatihin

”Jenazah korban Santri Riadi sudah dibawa pulang pihak keluarga menuju rumah duka di Kecamatan Janapria, Lombok Tengah. Serta menyatakan telah menerima musibah tersebut dan menolak dilakukannya proses autopsi terhadap jenazah dengan ditandatangani surat pernyataan oleh saudara korban,” tambahnya.

Lebih jauh, Polres Lombok Timur mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan memperhatikan kondisi cuaca saat melaut untuk menghindari kejadian serupa.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here