Berita

IPEMI Dongkrak Perekonomian Rakyat

-

Musda IPEMI Dibuka Pj Sekda Lombok Utara

 

Lombok Utara Ditaswara.com. Bertempat di Aula Kantor Bupati Lombok Utara Musyawarah Daerah (Musda) ke I Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) berlangsung khidmat, dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) Drs H Raden Nurjati, pada Kamis (11/2). Hadir pula Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) KLU Nani Tricahyani SE, MM, unsur Pengurus IPEMI NTB dan IPEMI KLU, Perwakilan IWAPI, Pengurus Club Baca Perempuan, Gemawira serta undangan lainnya.

Penjabat Sekda KLU Drs H Raden Nurjati usai menyampaikan salam Bupati Lombok Utara mengungkapkan lewat kesempatan tersebut dirinya mengingatkan semua pihak agar selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

“Karena sampai hari ini jumlah yang positif Covid semakin bertambah terutama tenaga kesehatan kita,” terang Kadis Perindagkop KLU ini.

Dikatakan Nurjati, sesuai dengan surat edaran dari Bupati Lombok Utara tanggal 10 Februari Tahun 2021, anak-anak sekolah yang diperbolehkan melakukan tatap muka adalah anak-anak yang akan melaksanakan ujian nasional.

“Ini kita lakukan untuk memutus penularan Covid-19,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Pj Sekda, Pemda KLU menyampaikan terima kasih kepada pengurus IPEMI Provinsi NTB dan IPEMI KLU lantaran telah membina beberapa kelompok UKM di KLU selama masa pandemi Covid-19.

Kata dia, semua kalangan merasakan kesulitan ekonomi saat wabah menggurita, tetapi berkat adanya UKM yang bergerak pada berbagai bidang yang mampu meningkatkan perekonomian saat pandemi Covid-19.

“Saya berharap setalah dibentuknya pengurus baru, IPEMI dapat menjalin kerja sama dengan OPD-OPD yang ada dalam urusan perizinan, permodalan, pelatihan dan pembinaan oleh OPD tersebut sesuai dengan usaha masing masing Anggota IPEMI,” jelasnya.

Masih kata Nurjati, Pemda KLU sejak 5 tahun yang lalu telah berkomitmen untuk membangkitkan ekonomi masyarakat. Diingatkan pula jangan lupa menjalin komunikasi dengan BUMN dan perbankan syariah agar bisa dibantu dalam promosi produk baik di dalam daerah maupun luar daerah.

Baca Juga :  Program 10 Juta Sapi Tidak Kunjung Terealisasi, Warga Robohkan Kandang.

“Dan, terakhir mari kita buka acara musyawarah daerah pertama IPEMI Kabupaten Lombok Utara dengan membaca Basmallah,” tutup mantan Kadis PUPR KLU itu.

Dalam pada itu, Ketua IPEMI NTB yang diwakili Sekretarisnya Ajeng Roslinda Motimori SPt MAP mengawali sambutannya menyampaikan salam ketua sembari menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir lantaran sedang dalam kondisi kurang sehat.

Lebih lanjut disampaikannya, bahwa IPEMI berdiri sejak tahun 2015 dan kini sudah terbentuk di 34 Provinsi, dan 430 kabupaten/kota di seluruh Indonesia serta 16 perwakilan di luar negeri.

“Walaupun kami pingky-pinky tapi kami bukan group sosialita, kami pengusaha bakulan. Tapi, Insya Allah usahanya bukan punya suami. Saat pandemi Covid UKM inilah yang menyangga ekonomi nasional,” aku Ajeng Roslinda yang juga Ketua Komisi KI NTB ini.

Dijelaskannya pula, IPEMI merupakan UKM yang bergerak dalam bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berakhlakul qarimah. Dengan sedikit harapan, sejumlah binaan IPEMI meminta diberikan uang untuk berekspresi.

Kata ajeng Roslinda lagi, rombongan pihaknya sesaat sebelum tiba di arena Musda sempat berkunjung ke kelompok Ecco Print.

“Semoga ke depannya tumbuh lagi usaha-usaha produksi yang bisa membangun ekonomi masyarakat” harapnya.

Atas nama Ketua IPEMI NTB Ajeng Roslinda menyampaikan terima kasih kepada Pemda KLU karena selama kepemimpinan beliau (Hj Laely-red) selalu disuport oleh Pemda KLU.

“Terima kasih juga kepada semua pengurus dan anggota IPEMI KLU atas segala kinerjanya dalam memajukan organisasi kita,” katanya mengapresiasi pengurus IPEMI KLU.

Ditempat yang sama, Ketua IPEMI KLU Hj Laely mengatakan agenda IPEMI kali ini adalah menyelenggarakan Musda yang pertama oleh IPEMI KLU.

“Alhamdulillah dalam masa kepemimpinan 5 tahun terakhir ini sudah banyak yang telah kami lakukan mulai dari ikut pameran, pelatihan-pelatihan, memberikan bantuan kepada korban gempa.
Adapun kegiatan rutin kami selama ini berupa arisan dan pengajian sekaligus promosi produk-produk anggota IPEMI KLU,” tuturnya.

Baca Juga :  Ratusan Pegawai Eks K2 Lotim Gruduk Kantor BKPSDM

Dikatakan pula oleh mantan Ketua Dharma Wanita Persatuan KLU ini, bencana gempa bumi 2018 mengakibatkan kegiatan IPEMI terputus ditambah dengan pandemi Covid-19. Efek dominonya, masih kata Laely, semua aktivitas kegiatan IPEMI terhenti.

“Semoga setelah Musda ini akan lebih eksen lagi, sesuai dengan pesan ibu Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Utara kepada kami supaya kami merangkul UKM menengah ke atas, bukan hanya UKM yang bergerak dalam makanan olahan tapi juga pengusaha properti, mutiara, perhotelan dan lain-lain.

“Insya Allah kedepannya kami akan mencoba,” tutup Laely.

Hampir senada dengan Hj. Laely, Ketua Panitia Pelaksana Musda IPEMI KLU Denda Suriasari SPd dihadapan Pj Sekda dan Ketua IPEMI NTB menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Pemda KLU atas dukungan moril dan materil sehingga Musda IPEMI bisa berjalan.

“Terima kasih juga kami sampaikan kepada pengurus IPEMI Provinsi NTB yang tidak bosan-bosannya membimbing dan mensupport sehinga kegiatan Musda IPEMI KLU yang pertama ini,” ucap Suriasari yang juga Ketua GTKHNK 35 KLU ini.

Disampaikan juga oleh Suriasari bahwa tujuan Musda adalah untuk memilih pengurus baru IPEMI KLU masa bhakti 2021 sampai dengan 2025.

“Dengan harapan ke depannya pasca pandemi Covid-19 pengurus yang baru bisa mendampingi kelompok-kelompok usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” pesannya lugas.

Rangkaian acara berjalan lancar dan khidmat diakhiri dengan foto bersama dan sidang pleno dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.(sas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *