Home NTB IAIH Pancor Jajaki Kerja Sama Akademik dengan Fatoni University Thailand

IAIH Pancor Jajaki Kerja Sama Akademik dengan Fatoni University Thailand

146
0
Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor terus memperluas jejaring akademiknya di kancah internasional. Terbaru, kampus yang berbasis di Lombok Timur ini melakukan penjajakan kolaborasi dengan Fatoni University, Thailand, Rabu (21/1).

Penulis: Buati Sarmi 

Editor: Mustaan Suardi 

PATTANI – Ditaswara.com. Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor terus memperluas jejaring akademiknya di kancah internasional. Terbaru, kampus yang berbasis di Lombok Timur ini melakukan penjajakan kolaborasi dengan Fatoni University, Thailand, Rabu (21/1).

Pertemuan strategis tersebut berlangsung hangat di Ruang Pertemuan Rektorat Fatoni University. Hadir langsung Rektor IAIH Pancor, Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi, MA., yang didampingi Wakil Rektor I, Dr. Abdul Hayyi Akrom, M.Pd beserta rombongan.

Timbalan Rektor Khusus Fatoni University, Asst. Prof. Dr. Ahmad Umar, menyambut antusias kehadiran rombongan dari bumi seribu masjid tersebut. Ia menyebut kunjungan TGB dan tim merupakan kehormatan besar bagi pihaknya.

”Kami berharap pertemuan ini mendapat keberkahan dan menjadi langkah awal terjalinnya kolaborasi akademik serta Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang produktif bagi kedua institusi,” ujar Umar dalam sambutannya.

Umar memaparkan bahwa Fatoni University saat ini berkembang pesat dengan 5 fakultas dan 30 jurusan. Menariknya, kampus ini menjadi rumah bagi mahasiswa dari 40 negara, di mana 30 dosennya merupakan alumni perguruan tinggi di Indonesia.

Sementara itu, Rektor IAIH Pancor, Dr. TGB Muhammad Zainul Majdi, mengapresiasi peran strategis Fatoni University dalam memajukan umat Islam di Thailand Selatan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PB NWDI yang juga Ketua OIA Al-Azhar Indonesia ini menyelipkan pesan penting dari Grand Syaikh Al-Azhar, Syaikh Ahmad Tayyib.

”Islam di Asia Tenggara adalah contoh Islam terbaik. Islam yang tumbuh dalam keberagaman, menjunjung tinggi kedamaian, serta mengedepankan kerja sama dan harmoni sosial,” ungkap TGB mengutip pesan Grand Syaikh.

TGB berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti di atas kertas atau pertemuan formal semata. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan dalam bentuk pertukaran gagasan dan kolaborasi keilmuan.

Baca Juga :  Mandalika Korpri Fun Night Run, Event Lari Malam Bertaraf Nasional Siap Diluncurkan

”Saya berharap ini berlanjut dalam silaturahmi kelembagaan, silatul fikri (pertukaran gagasan), dan silatul manhaj (kolaborasi pendekatan keilmuan) di masa mendatang,” pungkasnya.

Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi IAIH Pancor dalam memperkuat kualitas pendidikan Islam dan pengabdian masyarakat lintas negara di kawasan Asia Tenggara.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here