Penulis : Buati Sarmi
Editor : Mustaan Suardi
Lombok Timur Ditaswara.com. Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Fari Dewi Oktaviani ditemukan tewas diduga terperosok ke dalam sumur miliknya sedalam 30 meter di Desa Ketangga Jeraeng, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (26/07) sekitar pukul 21.05 Wita.
Bermula saat itu korban sedang bersama dengan bayi dan suaminya di dalam kamar, setelah itu Subandi suami korban Pergi ke luar rumah untuk memasukkan motornya. Kemudian mertua korban yang mendengar suara tangis dari belakang rumah mendatangi anaknya bertanya kepada suami korban “dimana Ani?”, Suami korban menjawab “kan di sana tadi,” menunjuk kearah dalam.
Karna penasaran mertua korban menuju kebelakang rumah, dan tak lama kemudian berteriak memanggil suami korban untuk memeriksa ke dalam sumur.
Sementara itu, suami korban yang mendengar teriakan ibunya langsung turun ke dalam sumur untuk mengangkat korban, namun suami korban tidak tahan karena kekurangan pasokan oksigen, suami korban naik sambil membawa kain yang di gunakan korban yang terapung di atas air sumur.
Pada saat itu korban sudah meninggal dunia dan diduga korban mengalami depresi (Baby blues), saat itu korban masih belum bisa di evakuasi karena tim SAR masih menunggu alat dari Pringgabaya.
Pukul 2.40 wita korban baru bisa di evakuasi dan langsung di bawa ke Rumah Sakit Patuh Karya untuk di lakukan Visum. Kemudian korban langsung di bawa rumah orangtuanya di dusun Montong Belae, karena Keluarga menolak untuk di lakukan otopsi.
Polsek Keruak melalui Kasi Humas Polres Lotim IPTU Nikolas Oesman ketika dikonfirmasi, membenarkan bahwa kejadian IRT yang diduga menceburkan diri ke dalam sumur tersebut.
“Iya benar adanya laporan terkait ibu rumahtangga yang diduga menceburkan diri kedalam sumur, keluarga korban pun menolak dilakukan otopsi dan langsung dibawa pulang ke rumah orang tua korban,” pungkasnya.(aty).








