Home Berita Bawaslu Bersama Pemda Lombok Timur dan TNI Polri Gelar Apel Pengawasan Pemilu

Bawaslu Bersama Pemda Lombok Timur dan TNI Polri Gelar Apel Pengawasan Pemilu

120
0

Penulis : Buati Sarmi

Editor: Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com. Dalam rangka menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dan unsur TNI/Polri gelar apel Apel siaga Pengawasan Pemilu, dengan mengusung tema Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA. Bertempat di Taman Rinjani Selong, pada Minggu (11/2).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Forkopimda, Pj. Sekda, Pimpinan OPD, unsur partai politik, Panwaslu Kecamatan, serta Pengawas desa dan keluarahan se-kabupaten Lombok Timur.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Provinsi NTB, Umar Achmad Seth selaku Inspektur menyebut bahwa tanggal 11, 12, dan 13 Februari merupakan masa tenang untuk penyelenggaraan pemilu tahun 2024.

“Dimana pada masa tenang ini menjadi kesempatan bagi seluruh warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih untuk berkontemplasi dan menentukan pilihan siapa yang akan memimpin Indonesia Tahun 2024-2029,” kata Achmad.

Ia pun mengapresiasi Pemda Lotim bersama Bawaslu dan berbagai pihak yang sudah melaksanakan Rakor untuk penertiban alat peraga kampanye (APK) yang seharusnya menjadi tugas peserta Pemilu.

“Begitu hari tenang dimulai, banyak alat peraga yang masih bertebaran dimana-mana. Dan hal itu dinilai mengganggu estetika, maka Bawaslu berkoordinasi bersama unsur Pemda untuk menertibkan alat peraga kampanye tersebut,” ucapnya.

Kendati demikian, Achmad menekankan agar selama masa tenang ini hingga hari pemungutan hitung suara, jika masyarakat melihat adanya pelanggaran untuk segera dilaporkan kepada Pengawas Pemilu. “Karena tren pelanggaran ini terus meningkat, termasuk pelanggaran money politic atau politik uang. Sehingga kami mengharapkan kita semua menghindari pelanggaran. Karena siapapun yang melakukan pelanggaran dimasa tenang ini akan dimintai pertanggungjawaban hukum, termasuk masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ratusan Baliho TGH Fatihin Bermunculan, Tokoh Muda NW Dorong Paket H Nasrudin - TGH Fatihin di Pilkada Lotim

Guna mengantisipasi kerawanan, Ia mengingatkan seluruh Pengawas Pemilu agar melakukan patroli pengawasan di seluruh wilayah kabupaten Lombok Timur. Selain itu para pengawas juga harus tetap melakukan piket di kantor masing-masing, guna mengantisipasi adanya laporan pelanggaran. Pengawas Pemilu diminta segera menindaklanjuti laporan yang masuk.

“Apabila mengandung pelanggaran pidana maka pada kesempatan 1X24 dalam jam harus disampaikan kepada Bawaslu Lotim dengan sentra penegakan hukum terpadunya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan agar seluruh akun media sosial Parpol ataupun Caleg tidak lagi melakukan kampanye pada masa tenang.

Sementara itu Pj. Bupati Lombok Timur, H. M Juaini Taofik dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemilu merupakan sarana integrasi bangsa. Menurutnya jika Pemilu sukses maka integrasi bangsa akan semakin kuat.

“Kesuksesan Pemilu sangat tergantung dari kolaborasi dan komunikasi yang ramah dan humanis. Terutama komunikasi yang inklusif antara peserta, penyelenggara, dan semua stakeholder,” Kata Pj. Bupati Lotim.

“Semoga Pemilu tahun ini berjalan aman, tertib, damai, dan sukses,” tandasnya.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here