Home Berita Atasi Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Lotim dan BAZNAS Serahkan Puluhan Rumah Layak Huni

Atasi Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Lotim dan BAZNAS Serahkan Puluhan Rumah Layak Huni

128
0
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terus tancap gas mengawali tahun 2026 dengan memperkuat program kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor, sebanyak 73 unit rumah layak huni resmi diserahkan kepada warga yang membutuhkan pada Kamis (8/1), di Pendopo Bupati.

Penulis: Buati Sarmi 

Editor: Mustaan Suardi 

Lombok Timur – Ditaswara.com. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terus tancap gas mengawali tahun 2026 dengan memperkuat program kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor, sebanyak 73 unit rumah layak huni resmi diserahkan kepada warga yang membutuhkan pada Kamis (8/1), di Pendopo Bupati.

Bantuan hunian tersebut terdiri dari 50 unit Rumah Layak Huni (Mahyani) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) dan zakat Bank NTB Syariah, serta 23 unit rehab rumah dari BAZNAS Lombok Timur. Tak hanya tempat tinggal, bantuan ekonomi berupa 20 paket gerobak dan modal usaha masing-masing sebesar Rp 1,5 juta juga turut disalurkan.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, mengungkapkan bahwa meski bantuan terus mengalir, tantangan di sektor hunian masih cukup besar. Berdasarkan data, terdapat sekitar 20 ribu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tersebar di 21 kecamatan di Lombok Timur.

”Pemerintah daerah terus melakukan lobi intensif ke pemerintah pusat untuk mengatasi masalah hunian ini. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang aman dan nyaman,” ujar Bupati.

Selain urusan rumah, Bupati juga memaparkan keberhasilan program strategis nasional di wilayahnya, seperti pengembangan sektor kelautan di Ekas oleh KKP. Namun, ia menekankan bahwa proyek SPAM Pantai Selatan menjadi program yang paling dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat saat ini.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi NTB, TGH. L. Muhyi Abidin, memberikan apresiasi tinggi atas komitmen Bupati Lombok Timur. Menurutnya, kesuksesan pengelolaan zakat di NTB sangat bergantung pada peran aktif kepala daerah.

”Bupati Lombok Timur telah menjalankan tugas kepemimpinan yang sesungguhnya dengan mendorong kesadaran berzakat. BAZNAS adalah perpanjangan tangan pemerintah, mulai dari tingkat Kabupaten hingga Presiden,” tegas TGH. Muhyi.

Baca Juga :  Gedung SDN 6 Batuyang Pringgabaya Ambruk, Siswa Belajar di Rumah Warga

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menunda dalam berbuat kebaikan melalui Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), tanpa harus menunggu kaya terlebih dahulu.

Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, melaporkan bahwa penyaluran bantuan ini adalah bentuk pertanggungjawaban amanah umat. Ia menegaskan komitmen BAZNAS untuk menghapus pemandangan memprihatinkan di mana warga masih harus kehujanan di dalam rumah sendiri.

”Alhamdulillah, 23 unit rumah telah tuntas. Perlu diketahui, program Mahyani ini adalah inovasi murni dari NTB yang kini telah diadopsi secara nasional,” lapor Kamli.

Acara penyerahan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, OPD terkait, pengurus BAZNAS, serta para muzaki dan mustahik penerima manfaat. Dengan sinergi yang kuat antara Pemkab, BUMD, dan BAZNAS, diharapkan angka kemiskinan ekstrem di Lombok Timur dapat tuntas lebih cepat.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here