Home Lombok Timur Naiknya Harga Garam di Lombok Timur Melambung Tinggi dikeluhkan Pembeli

Naiknya Harga Garam di Lombok Timur Melambung Tinggi dikeluhkan Pembeli

189
0

Penulis : Buati Sarmi

Editor: Mustaan Suardi 

Lombok Timur.Ditaswara.com. Saat ini harga Garam di Kabupaten Lombok Timur meningkat secara signifikan. Kenaikan tersebut membuat banyak warga pengguna garam mengeluh atas kondisi ini.

Salah satu pembeli Garam, Astutik mengatakan bahwa ia membeli garam per karung dengan harga Rp 600.000.

“Itu cukup mahal bagi warga, saya beli kemarin ditempat pembuatan garam atau pengolahan garam, di Desa Kedome karena memang rata-rata pembuat garam di bagian, Dusun Kedome, Pijot, Telage Bageq, pokoknya ketiga dusun itu di Kecamatan Keruak” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (6/5).

Dari kenaikan itu ia berharap, harga garam bisa kembali normal seperti biasanya, karena garam merupakan bumbu yang paling sering digunakan untuk memasak.

“Tanpa garam hambar rasa masakan,”lanjutnya.

Selain itu, Pengolah garam asal Desa Telage Bagek, Kecamatan Keruak, Ustadz Jan mengatakan, kenaikannya sangat jauh dari harga normal. Kata dia, karena terjadinya kelangkaan garam kerosok yang digunakan sebagai bahan baku pengolah garam halus.

“Harga normalnya dikisaran Rp 80 – 100 ribu/ karung (80 kg) untuk garam lokal, dan sekarang kami impor dari madura dengan harga 400 ribu/ karung ( 50 kg), garam kerosok mulai langka, sehingga harga garam halus alami kenaikan,”jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Lombok Timur, M Zainudin mengatakan itu merupakan hukum pasar karena musim hujan berpengaruh terhadap produksi.

“Jadi otomatis alami kenaikan, tapi insyaallah bulan Juni akan kembali normal,”pungkasnya.(aty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here