Home Berita Bupati Lotim Ambil Tindakan Tegas: “Ombak” Teluk Ekas Kini Prioritas Pelaku Wisata...

Bupati Lotim Ambil Tindakan Tegas: “Ombak” Teluk Ekas Kini Prioritas Pelaku Wisata Lokal

299
0
Para pelaku wisata di Ekas, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur (Lotim), menyambut hangat langkah tegas Bupati H. Haerul Warisin. Orang nomor satu di Gumi Patuh Karya ini turun langsung meninjau lokasi selancar ikonik, "Ombak" Teluk Ekas, menyusul keluhan panjang mengenai dominasi pemandu selancar (surf guide) dari Lombok Tengah (Loteng).

Penulis: Buati Sarmi

Editor: Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com. Para pelaku wisata di Ekas, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur (Lotim), menyambut hangat langkah tegas Bupati H. Haerul Warisin. Orang nomor satu di Gumi Patuh Karya ini turun langsung meninjau lokasi selancar ikonik, “Ombak” Teluk Ekas, menyusul keluhan panjang mengenai dominasi pemandu selancar (surf guide) dari Lombok Tengah (Loteng).

Sebelum bertolak ke Teluk Ekas dengan perahu, Bupati Lotim menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pelaku wisata di Ekas, unsur kepolisian, Polairud, serta sejumlah wisatawan mancanegara yang tergabung dalam Blue Tourism Zone Lotim.

Jaya Kusuma, salah satu pelaku usaha pariwisata Ekas, mengungkapkan apresiasinya atas respons cepat Bupati Haerul Warisin. ”Alhamdulillah, Bupati Lotim datang langsung ke spot konflik dan memberikan peringatan keras. Jika tidak segera ditangani, situasi ini bisa mengganggu kenyamanan wisatawan mancanegara,” ujar Jaya pada Rabu (18/6).

Dalam kesempatan itu, Bupati Warisin, dengan tegas menyatakan bahwa para surf guide dari Lombok Tengah dilarang membawa tamu ke Ekas, kecuali jika tamu tersebut menginap di akomodasi Lombok Timur. Kebijakan ini diharapkan dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lotim.

Keputusan ini diambil setelah Bupati mendengar keluhan dari para surf guide dan wisatawan yang menginap di Lombok Timur. Mereka kesulitan berselancar karena lokasi didominasi oleh tamu dari Loteng.

”Tamu kita sendiri tidak kebagian ombak, hanya jadi penonton. Malah dikuasai orang luar. Ini tentu tidak adil,” tegas Warisin.

Dukungan Penuh untuk Wisata Lokal

Kebijakan ini diharapkan mampu mengembalikan hak para pelaku usaha lokal dan meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pariwisata. ”Ekas harus memberikan manfaat bagi masyarakat Lotim,” pungkas Warisin.

Baca Juga : 

Dengan langkah tegas ini, Pemkab Lotim berkomitmen menciptakan iklim wisata yang adil dan nyaman, khususnya di destinasi unggulan seperti Ekas. Untuk memastikan hal ini, Bupati mengerahkan 50 anggota Satpol PP Lotim untuk berjaga di lokasi selancar Ekas, demi kenyamanan tamu dan pelaku wisata lokal.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here