Home Berita Komisi IV DPRD Lombok Timur Mendukung Program Strategis Pemda Lotim Untuk Tekan...

Komisi IV DPRD Lombok Timur Mendukung Program Strategis Pemda Lotim Untuk Tekan Inflasi 

344
0
Ketua Komisi IV DPRD Lombok Timur H. Lalu Hasan Rahman.

Penulis : Buati Sarmi

Redaktur : Mustaan ​​Suardi

Lombok Timur – Diswara.com . Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur terus berupaya menekan angka inflasi di wilayah tersebut melalui serangkaian program strategi. Salah satu langkah signifikan yang diambil adalah penyaluran paket bantuan sembako kepada masyarakat dengan total anggaran mencapai Rp40 miliar.

Program ini, meskipun sempat menuai beragam tanggapan terkait regulasinya di awal implementasi, terus berjalan dan telah menjangkau sejumlah desa di Lombok Timur.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Lombok Timur, H Lalu Hasan Rahman, menyampaikan keyakinannya bahwa program bantuan sembako ini efektif dalam menekan potensi inflasi di daerah tersebut.

”Saya pikir dengan menekan inflasi seperti itu dan saya yakin inflasi tidak akan terjadi di Lombok Timur asalkan cepat didistribusikan,” ujarnya kepada awak media, pada Senin (14/4).

Lebih lanjut, Lalu Hasan Rahman menilai bahwa pasca panen, hasil padi masyarakat terserap dengan baik, sehingga menurutnya tidak ada permasalahan signifikan terkait ketersediaan pangan di Lombok Timur saat ini. Ia menekankan pentingnya program yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada bantuan langsung seperti sembako.

”Ke depan, program seperti serupa harus diadakan lagi, karena sangat membantu,” tambahnya.

Selain program bantuan Sembako, Pemkab Lombok Timur melalui Dinas Perdagangan juga aktif menggelar pasar murah sebagai upaya lain untuk mengendalikan inflasi.

”Insyaallah kita sudah membuat program sedemikian rupa untuk menekan inflasi termasuk juga menjaga pangan yang hal tersebut cita-cita dari Presiden Prabowo,” lanjutnya.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan lahan-lahan kering di Lombok Timur, terutama di wilayah utara yang sebelumnya gersang, dapat dialiri irigasi dan menjadi lahan produktif untuk pertanian sayur. Langkah ini diharapkan tidak hanya menekan inflasi tetapi juga menciptakan ketahanan pangan di Kabupaten Lombok Timur.(ds2)

Baca Juga :  BKPSDM Surati Kemenpan-RB Terakit Minimnya Formasi CPNS dan PPPK di Lotim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here