BeritaPendidikan

7 Orang Kepsek Penggerak di Lombok Timur Kaget Tiba-tiba Dimutasi Jabatannya

-

Penulis : Buati Sarmi

Editor : Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara. Com. Sebanyak 7 (tujuh) orang kepala sekolah (Kepsek) Penggerak di Lombok Timur (Lotim) mengaku kaget diturunkan jabatannya menjadi guru biasa oleh Kepala Dinas (Kadis) pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) Lotim tanpa adanya konfirmasi terlebih dahulu dari pihak Dikbud.

H. Sumyiati S.pd, salah satu kepala sekolah penggerak dari SDN 2 Pandan Duri dan SMP Negeri Satu Satap Terara yang dimutasi menjadi guru biasa tersebut mengatakan bahwa dirinya merasa terzolimi, setidaknya dari jauh hari sebelumnya dari pihak Dikbud sudah lakukan konfirmasi.

“Jujur dalam hal ini saya merasa sangat terzolimi, setidaknya pak Kadis harus ada ke istilahnya betabek (permisi) kepada kita jangan asal langsung kasi SK penurunan jabatan,” Ucap H. Sumiati, saat dikonfirmasi media ini via telepon, Jumat (22/9).

“SK ini saya dan teman-teman terima kemarin Kamis sore tanggal 21 September 2023,” Lanjutnya.

Menurut Sumiati, keputusan Kadis tersebut sudah melanggar peraturan Kemendikbud yang sangat jelas melarang adanya mutasi terhadap Kepsek penggerak.

“Tindakan yang dilakukan pak Kadis ini sudah termasuk melanggar peraturan Kemendikbud, dimana untuk Kepsek penggerak itu tidak boleh dipindah tugaskan atau digeser jabatannya secara sepihak, sedangkan kita tidak ada melanggar kode etik apapun itu,” jelasnya.

Lebih jauh, Sumiati mengatakan bahwa dirinya telah konfirmasi ke Kadis BKPSDM terkait hal ini. “Saya sudah konfirmasi ke pak Mugni terkait hal ini, Beliau bilang ia hanya tanda tangan saja sedangkan untuk usulan dan lainnya itu dari pihak Dikbud,” Katanya.

Selain itu, diungkap pula bahwa dari tim Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi NTB kaget akan hal itu dan bertanya-tanya mengapa Dikbud Lombok Timur berani melakukan hal itu. “Karena itu juga tim BGP provinsi akan melakukan gebrakan ke Lombok Timur,” Imbuhnya.

Baca Juga :  Pj Sekda Hadiri Pembukaan Pembangunan Sosial Budaya dan Kelembagaan SDGs Desa

Adapun data 7 Kepsek yang dimutasi tersebut diantaranya, Kepsek di SMPN 4 Selong Muhammad Azizuddin SPd, dipindah tugaskan menjadi guru madya di SMPN 5 Selong, Kepsek SDN 2 Pandan Dure dan SMPN 1 Atap Terara, Sumiyati SPd dipindah tugaskan menjadi guru muda ke SDN 1 Sikur Kecamatan Sikur.

Kemudian, Kepsek SDN 3 Masbagik Utara, Hairuddin SPd SD dipindah menjadi guru madya di SDN 6 Masbagik Utara, Kecamatan Masbagik. Untuk data yang lainnya belum terkompermasi.

Di lain pihak , sampai berita ini dinaikkan Kadis Dikbud Lotim, Izzuddin, masih belum dapat memberikan kompermasi karena tengah berada diluar daerah.(Makasar).(aty)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *