Penulis : Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara. com. Dampak El Nino menjadi penyebab semakin panjangnya musim kemarau tahun ini. Serta mengakibatkan sebanyak 8 kecamatan dan 158 titik kekadusan di Lombok Timur terkena dampaknya yakni kekurangan air bersih.
Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur, H.M. Juaini Taofik mengatakan pihaknya akan lebih mempertebal pelayanan air bersih di setiap dusun. “Pendekatan kita kan mulai di kekadusan, mulai hari ini akan kita pertebal pelayanannya. Mungkin di satu dusun itu hanya sekali seminggu, ini sudah kita pertebal karena sudah mulai puncak,” Ucapnya saat dikonfirmasi media ini, Selasa (17/10).
Juaini Taofik juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah membuat kesepakatan dengan kementerian agama (Kemenag) Lotim bahwa pada tanggal 22 Oktober 2023 mendatang akan dirayakan hari santri sekaligus akan dilaksanakan solat istisqa’.
“Insyaallah mudah-mudahan disamping ikhtiar seperti ini kami sudah bersepakat dengan pak kepala kantor kementerian agama bahwa tanggal 22 Oktober ini kita merayakan hari santri, selesai melaksanakan upacara hari santri langsung solat istisqa’ atau solat minta hujan,” imbuhnya.(ds2)








