Home Bencana Alam SiAGA NTB Mendekatkan Informasi Kebencanaan Pada Masyarakat NTB

SiAGA NTB Mendekatkan Informasi Kebencanaan Pada Masyarakat NTB

9
0
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB dengan dukungan Program SiAP SIAGA mengembangkan Sistem Informasi Kebencanaan (SIK) SiAGA NTB. Melalui aplikasi ini masyarakat bisa memantau bencana dan juga bisa melaporkan kejadian bencana.

By. Redaksi

MATARAM, Ditaswara com. Berbagai kejadian bencana di Nusa Tenggara Barat (NTB) seringkali dilaporkan masyarakat melalui media sosial. Ketika sudah menyebar di media sosial, kadang sulit untuk memverifikasi secara lengkap. Karena itulah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB dengan dukungan Program SiAP SIAGA mengembangkan Sistem Informasi Kebencanaan (SIK) SiAGA NTB. Melalui aplikasi ini masyarakat bisa memantau bencana dan juga bisa melaporkan kejadian bencana.

“Aplikasi ini dikembangkan sejak 2022, dan memang masih perlu terus disempurnakan seperti pelaporan real time,’’ kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB Sadimin dalam kegiatan Sosialisasi SIK SiAGA NTB di Mataram, Rabu (22/4).

Aplikasi SiAGA ini merupakan platform digital berbasis website dan mobile yang dirancang untuk mempercepat alur informasi antara masyarakat dan petugas saat terjadi situasi darurat. Aplikasi ini bukan sekadar alat pelaporan, melainkan sebuah sistem mitigasi bencana yang mengintegrasikan data real-time, edukasi, dan koordinasi lapangan dalam satu genggaman.

“Melalui aplikasi ini akan memudahkan dalam proses pelaporan, kita tahu kondisi kebencanaan, berapa kerugian, sehingga bisa cepat mengambil tindakan,’’ kata Sadimin.

Di dalam aplikasi SiAGA tercantum peta rawan bencana. Fitur ini menyajikan visualisasi wilayah-wilayah di NTB yang memiliki kerentanan terhadap jenis bencana tertentu. Hal ini sangat membantu masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memasuki musim penghujan atau saat terjadi aktivitas seismik.

Di dalam website dan aplikasi SiAGA yang sudah tersedia di Playstore ini memuat pelaporan kejadian. Masyarakat dapat melaporkan kejadian bencana secara langsung dari lokasi kejadian. Fitur ini memungkinkan pengguna mengirimkan foto, koordinat lokasi (GPS), dan deskripsi singkat kejadian, sehingga tim reaksi cepat BPBD NTB maupun kabupaten/kota dapat menuju lokasi dengan akurasi tinggi.

Baca Juga :  Jalan Sehat Hultah Madrasah NWDI ke-90 di Mataram, Panitia Siapkan 5 Paket Umrah dan puluhan Hadiah Menarik!

“Sampai ada laporan kunci hilang masyarakat melaporkan, di BPBD ada tim pemadam kebakaran yang menindaklanjuti,’’ katanya memberikan contoh tindakan cepat ketika pengaduan masuk melalui SiAGA NTB.

Fitur lain yang terdapat di SIAGA adalah peringatan dini (early warning system) yang bekerjasama dengan BMKG. Aplikasi ini memberikan notifikasi otomatis terkait prakiraan cuaca ekstrem, peringatan dini tsunami, atau info gempa bumi terkini yang berdampak pada wilayah NTB. Dalam kondisi panik, seringkali orang lupa nomor telepon penting. SIAGA menyediakan daftar kontak darurat yang dapat dihubungi secara instan, mulai dari pemadam kebakaran, kepolisian, hingga rumah sakit terdekat. Nomor kontak BPBD semua kabupaten/kota se-NTB juga tersedia di SIAGA. Di dalam SIAGA, BPBD juga menampilkan edukasi mitigasi bencana. Aplikasi ini menyediakan panduan langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan sesudah bencana terjadi.

“Kedepannya edukasi kebencanaan ini akan masuk ke sekolah-sekolah, memberikan edukasi kebencanaan sejak dini,’’ katanya.

Asisten III Setda NTB Eva Dewiyana mengatakan daerah NTB menjadi destinasi wisata kelas dunia, yang tentu saja terdampak dengan berbagai bencana. Karena itulah pentingnya sistem informasi kebencanaan ini. Kehadiran SiAGA NTB ini menjadi strategis mendukung tata kelola penanggulangan bencana. Dengan menggunakan teknologi informasi mempercepat pengumpulan data, kecepatan menganalisis dan kecepatan dalam melakukan tindakan.

“Dalam situasi darurat kecepatan dan ketepatan adalah kunci meminimalisir korban bencana,’’ katanya.

Agar sistem ini bisa semakin luas, diharapkan bisa real time, mudah diakses sehingga semua lapisan masyarakat bisa mengakses informasi di SIK SiAGA NTB ini. Eva juga mangapresiasi kolaborasi antara Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) NTB dan BPBD NTB dalam membangun sistem ini. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa urusan kebencanaan bukan semata menjadi tanggungjawab satu instansi saja.

Baca Juga :  Kesaksian Kunci Kepala BKAD NTB: Efisiensi 2025 Murni Diarahkan Pemprov dan DPRD sebagai Ikhtiar Pengentasan Kemiskinan, Bukan Bagi-Bagi Uang. 

“Agar SIK SiAGA NTB ini semakin efektif, perlu meningkatkan kapasitas pengelola. Selain itu, penting meningkatkan sistem ini mengikuti perkembangan teknologi informasi,’’ kata Eva.(ds1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here