Home Pendidikan SDN 2 Sembalun Bumbung Masih Rusak Parah Pasca Gempa Lombok, Ancam Keselamatan

SDN 2 Sembalun Bumbung Masih Rusak Parah Pasca Gempa Lombok, Ancam Keselamatan

209
0

Penulis: Buati Sarmi

Editor: Mustaan Suardi..

Lombok Timur – Ditaswara.com. Enam tahun berlalu pasca gempa bumi yang melanda pulau Lombok tahun 2018 silam ternyata masih menyisakan trauma bagi sebagian masyarakatnya. Terlebih trauma mendalam juga dirasakan oleh guru dan siswa di SDN 2 Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, NTB, lantaran bangunan sekolah yang masih rusak dan belum tersentuh hingga saat ini dan mengancam keselamatan.

Pendidikan adalah hak setiap anak, dan mereka berhak mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan layak.

”Setiap hari anak-anak kami ini harus belajar dengan berdesakan di ruang kelas darurat yang terbuat dari bahan seadanya,” ucap Sahlun, Kepala Sekolah SDN 2 Sembalun Bumbung, Rabu (2/10).

Dikatakan, jika musim hujan tiba guru dan siswa terpaksa harus belajar dengan kondisi memprihatinkan seperti lantai becek, atap yang bocor hingga dinding lapuk. Selain mengganggu kenyamanan belajar, tapi juga mengancam keselamatan anggota sekolah tersebut.

Bahkan tak jarang para siswa bertanya dan mengeluhkan kondisi sekolah mereka kepada para guru. ”Terkadang anak-anak ini sering bertanya kepada kami gurunya kenapa sekolah kita rusak terus?. Seakan terpancar kesedihan dan putus asa dari mereka,” katanya.

Menurut Sahlun, hal ini selain berdampak pada proses belajar mengajar juga pada psikologis siswanya karena merasa minder dan tidak semangat belajar

”Mereka melihat teman-teman di sekolah lain belajar di gedung yang bagus, sedangkan mereka harus belajar di tempat dengan atap yang bolong hingga dinding yang lapuk,” tuturnya.

Diungkap segala macam upaya pun telah ditempuh pihak sekolah agar mendapat bantuan, namun belum juga membuahkan hasil yang signifikan. Pemerintah seolah abai akan nasib ratusan anak yang merindukan ruang belajar yang layak.

Baca Juga :  Revitalisasi Bahasa Sasak di Lombok Timur, Jembatan untuk Generasi Muda

”Kami sudah berulang kali mengajukan permohonan, tapi belum ada jawaban yang pasti,” lanjutnya.

Sementara itu, Kanit UPTD Kecamatan Sembalun, H. Rumelan S.Pd, membenarkan kondisi yang ada di SDN 2 Sembalun Bumbung.

”Kami dari UPTD sudah berupaya maksimal dengan mengusulkan perbaikan berkali-kali, bahkan sampai ke tingkat pusat. Bahkan memastikan data SDN 2 Sembalun Bumbung di sistem Dapodik sudah benar dan lengkap,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, perbaikan sekolah ini akan dimulai tahun depan (2025). Namun, masih menunggu kepastian dari Dinas Pendidikan Kabupaten. ”Kami berharap pihak terkait dapat segera menindaklanjuti usulan kami agar siswa-siswa di Sembalun dapat belajar di lingkungan yang layak,” demikiannya.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here