Penulis : Buati Sarmi
Editor: Mustaan Suardi
Lombok Timur – Ditaswara.com. Sarapudin (46) tahun seorang pria paruh baya asal Desa Pandan Wangi, Kecamatan Jerowaru Lombok Timur ditemukan kerabatnya bernama Amaq Dijah (52) tahun merupakan pemilik keramba (tambak) udang sudah dalam kondisi tak bernyawa, pada Kamis (2/5) sekitar pukul 06.00 WITA.
Dari informasi yang dihimpun media ini, kronologi kejadian bermula sekitar pukul 20.00 wita, dimana korban pergi ke Dusun Telong-elong Jerowaru bersama pihak keluarga mengantar jajan untuk acara hajatan. Kemudian korban pergi menangkap rajungan dan kerang (mobok) dilaut dan hasilnya akan dimasak dan dimakan bersama.
Selanjutnya, sekitar pukul 23.30 wita korban bersama dengan pemilik keramba pergi memancing di keramba udang. Tak berselang lama korban meminta izin untuk beristirahat karena besok hari akan melakukan aktifitas kegiatan hajatan.
Namun sekitar pukul 06.00 wita, pemilik keramba membangunkan korban namun ditemukannya dalam kondisi tak bernyawa. Kemudian pemilik keramba segera meminta bantuan masyarakat dibantu untuk mengangkat korban dan membawanya kerumah duka di Desa Pandan Wangi.
”Sekitar pukul 07.00 wita korban dibawa pulang menggunakan perahu dari keramba udang menuju pinggir laut dan kendaraan Ambulan klinik Perulam Sambi Jerowaru untuk dibawa kerumah duka,” Ucap Kasi Humas Polres Lotim Iptu Nikolas Osman, saat dikonfirmasi media ini.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga korban dan kerabat terdekat bahwa korban memiliki riwayat penyakit dalam dan sering muntah darah yang sudah lama serta sudah pernah melakukan pemeriksaan.
”Atas kejadian tersebut pihak keluarga korban menerima sebagai musibah dan mengikhlaskan serta menolak untuk dilakukan kegiatan autopsi,” pungkasnya.(ds2)








