Home Headline Pria Di Lombok Timur Ditebas Kakak Ipar Lantaran Ancam Akan Bunuh Istri...

Pria Di Lombok Timur Ditebas Kakak Ipar Lantaran Ancam Akan Bunuh Istri Sendiri

133
0

Penulis : Buati Sarmi

Editor: Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com. Warga Dusun Gubuk Mejelok, Desa Bungtiang Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur digegerkan dengan adanya pembunuhan, pada Jumat (8/3), sekitar pukul 19.35 WITA.

Korban diketahui bernama Jepri alias Jep (35) tahun warga Gubuk Mejelok Desa Bungtiang Kecamatan Sakra Barat, dibunuh kakak iparnya berinisial SP (26) tahun warga Gubuk Bangket Desa Bungtiang Kecamatan Sakra Barat lantaran mengetahui korban sempat mengancam, memukul bahkan melontarkan ingin membunuh istri yang notabenenya adik kandung dari pelaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, kronologi bermula saat sebelumnya Korban (Jep) dan istrinya sempat cekcok lantaran tidak disediakan makanan. Karena kesal korban pun melempar sang istri dengan kayu dan mengancam akan membunuhnya menggunakan parang. Kemudian sang istri berlari kerumah mertuanya disusul korban dan sempat dipukul pada bagian pipi sebanyak dua kali sebelum dilerai beberapa warga.

Korban kemudian meminta sang istri untuk pulang dengan alasan mau makan. Namun pada saat itu sang istri sempat menghubungi pelaku (kakaknya) via pesan dan panggilan WhatsApp untuk meminta tolong karena telah dipukul suaminya.

Tak berselang lama, pelaku SP tiba dirumah korban. Kemudian langsung masuk kedalam rumah dan menebas kepala korban menggunakan parang sebanyak tiga kali. Istri korban melihat peristiwa tersebut langsung berteriak meminta tolong, kemudian datang warga sekitar. Namun pelaku kabur dari tempat kejadian perkara dan langsung menyerahkan diri ke Polsek Sakra Barat.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, iptu Nikolas Osman, saat dikonfirmasi media media ini membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Ya benar. Korban meninggal dunia dengan luka tebas senjata tajam pada bagian kepala,” ucapnya.

Baca Juga :  Beruntun dua hari Terjadi Lagi Kecelakaan Maut di Tanjakan Rempung antaraTruk Dam dan Sepeda Motor.

Sebelumnya lanjut Nikolas, korban diketahui bersama teman temannya mengkonsumsi miras jenis tuak di TKP sejak Pukul 11.00 sampai pukul 19.00 wita.

“Usai melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi, Tim Inafis Polres Lotim selanjutnya membawa korban ke rumah sakit Bayangkara Mataram untuk di otopsi,” Demikiannya.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here