Penulis : Mustaaan Suardi
Editor : Redaksi
Lombok Timur.Ditaswara com. Pj.Bupati Lombok Timur H.M.Juani Taufik membuka secara resmi festival Gawe Dita Desa Rempung 2024 dalam rangka HUT desa Rempung ke 114 yang berlangsung di panggung Seni dan budaya kantor Desa Rempung,Jumat (2/8).
Pj Bupati sangat mengapresiasi kegiatan festival Gawe Dita ini yang di inisiasi oleh anak muda Rempung dengan semangat yang begitu tinggi dengan komitmen ingin mewaraiskan nilai-nilai budaya yang di wariskan oleh para tokoh dan pejuang yang ada ada di Desa Rempung.
“Saya ingin semua desa yang ada di Lombok Timur ini dapat mengadakan kegiatan festival seperti ini yang secara tidak langsung membuat wisatawan nanti ramai datang,” kata Taupik dengan penuh harap.

Lebih lanjut dikatakannya,keberadaan anak muda sejak dari zaman dulu menjadi salah satu penentu adanya perubahan yang terjadi di setiap perjuangan untuk merubah nasib bangsa.Penjajah dulu tidak pernah dapat menjajajan yang namanya pemerintahan desa,karena kekuatan masyarakat desa begitu menyatu antara orang tua dan anak muda. Festival Gawe Dita ini mempunyai makna bagaimana melestarikan nilai-nilai kebaikan yang di contohkan oleh para orang tua terdahulu. Di desa setiap ada kegiatan akan berjalan dengan baik dan lancar walau tanpa ada sokongan dana,ini akibat dari eratnya nilai-nilai semangat kebersamaan yang penuh toleransi dan tanpa pamrih.
“Panitia Gawe Dita ini luar biasa dapat menjalankan kegiatan ini walau dari Pemda sendiri belum di mintakan sumbangan,tapi kalau dari Dinas pariwisata mau menyumbang disilahkan untuk menjadi spirit panitia biar tetap dapat melangsungkan festival serupa di tahun yang akan datang,” kata bang Opik dengan penuh serius.
Festival Gawe Dita harus diadakan secara berkesinambungan mengingat kegiatan festival di semua desa sudah mulai di gulirkan dengan bentuk sesuai dengan kearipan lokal masing-masing.Desa Pengadakan saat hari Harganas tahun ini membantu dengan sumbangan 750 paket dulang nasi begibung yang sangat di apresiasi peserta dari lauar daerah karena masakannya enak dan orang yang mebawa dulang tersebut cantik-cantik.Ini adalah satu dampak bila nanti festival budaya dapat di adakan di semua desa,dan siapapun Bupatinya nanti agar tradisi ini dapat di jaga dan di dukung dengan program pemberdayaan yang di buat nanti.

Sementara itu Kepala Desa Rempung Moh Sakirin dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Gawe Deita Desa Rempung tahun ini mengambil tema Nyir Gading.Ini sebagai pilosofi bahwa nyir gading atau kelapa gading mempunyai buah yang indah dan ukurannya yang berbeda-beda sebagai sombol perasatuan walaupun berbeda-beda ,begitu juga dengan pohonnya yang tidak besar dan tidak terlalu tinggi seprti kelapa biasa lainnya sebagai ungkapan tidak ada perbedaan dalam status sosial yang menguatkan satu sama lainnya.
“Semoga festival Gawe Dita ini menjadi awal dari sebuah keinginan untuk melihat desa Rempung dimasa yang akan datang tetap Burdah sesuai dengan motto desa Rempung,”katanya.

Ketua panitia festival Gawe Dita Moh.Irawadi SH dalam laporannya mengungkapkan rasa optimis yang tinggi dalam mewujudkan Desa Rempung yang Burdah (bersih,unggul,ramah,damai,aman dan harmonis ). Konsep di hari ulang tahun Desa Rempung yang ke 114 yaitu Nyir Gading, adalah kekuatan utama dalam melestarikan nilai-nilai adat budaya desa Rempung yang terkenal menjunjung tinggi nilai-nilai moral yang relegius. Ada beberapa kegiatan yang didakan yang salah satunya lomba betutir (cerita) yang dimaknai bagaimana cerita orang tua dulu yang selalu memberikan contoh tentang perilaku kehidupan yang baik dengan pesan-pesan moral yang dimaknai sebagaipegangan hidup sehar-hari.
“ Festival Gawe Dita di awali dengan lomba Mubir Suro yaitu tentang makanan yang di campur dengan 44 jenis biji-bijian yang selalu ada di setiap bulan Suro (Muharram) dan di ikuti oleh semua ibu yang ada di 11 RW sedesa Rempung, setelah itu hari Sabtu di adakan pawai tak’ruf dengan peserta dari perwakilan yang ikut lomba, ” jelasnya. 
Beberapa kegiatan juga di hajatkan untuk memeriahkan HUT RI ke 79 yaitu lomba tari kreasi,lomba paduan suara,STQ,Sepak bola,gerak jalan,lomba mewarnai dan fashion show,.
Irawadi juga menambahkan kegiatan malam tasyakuran HUT Desa Rempung ke 114 ini juga di harapkan menjadi perekat yang abadi dimana dengan semangat kebersamaan semua kekuatan yang ada ini menjadi penggerak dalam mewujudkan Desa Rempung yang Burdah tersebut. Kegiatan festival Gawe Dita ini juga mengajak masyarakat yang bergerak di bidang UMKM.dimana selama waktu kegiatan festival selama dua minggu ini dapat menjual aneka produknya sehingga dampak tidak langsung ikut meningkatkan nilai jual produk UMKM lokal yang yang selama ini banyak di produksi oleh masyarakat Rempung.
Bupati membuka secara resmi festival Gawe Dita dengan di tandai dengan memukul beduk,Ikut mendampingi Pj Bupati Kadis Pariwisata,Sekdis BPMPD,Camat Pringga Selatan,Kapolsek,Kepala Desa dan ketua Panitia. Ikut hadir juga beberapa kepala desa yang ada di kecamatan Pringgasela seperti Kades Jurit,Pringgasela Timur dan Selatan,Pringgasela induk dan semu tokoh masyarakat,agama dan unsur lembaga desa yang lainnya.(ds1).








