Home Berita Menjelang Hari Raya Kurban, Harga Sapi di Lombok Timur Mulai Naik

Menjelang Hari Raya Kurban, Harga Sapi di Lombok Timur Mulai Naik

294
0

Penulis: Buati Sarmi

Editor: Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com. Menjelang Hari Raya Kurban atau Hari Raya idul Adha, harga sapi ternak ditingkat peternak Lombok Timur beberapa minggu ini seperti sapi biasa maupun sapi besar seperti Mental, limosin dan lainnya mulai mengalami kenaikan.

Handri, Ketua kelompok ternak saling Kangen, Desa Pringgasela Timur, Kecamatan Pringgasela mengatakan bersyukur lantaran beberapa minggu ini harga sapi sudah mulai naik. Harga sapi kurban jenis sapi biasa saat ini mencapai Rp12-13 juta per ekor. Sedangkan harga sebelumnya dari Rp10 juta.

”Sedangkan sapi besar seperti sapi mental, limosin dan sapi besar lainnya yang sebelumnya di harga Rp13 juta saat ini sudah mencapai Rp16-20 juta per ekor,” ucapnya saat ditemui media ini, Sabtu (1/6).

Dari 50 orang anggota kelompok, jumlah populasi ternak mencapai 200 ekor lebih, siap kurban. Sebagian besar sapi ternak dari kelompok saling Kangen hanya menyuplai kebutuhan kurban untuk Lotim saja. ”Sapi-sapi yang ada di kandang ini tidak dibawa keluar. Hanya untuk dijual di Lotim saja. Itu kami lakukan untuk mengatasi adanya penyakit yang akan menular ke ternak kami,” katanya.

Dipastikan hewan kurban yang dibeli dari kelompok ini terbebas dari penyakit. Semua sapi yang yang ada dikandang kelompok terawat dengan baik. Mulai dari kebersihan kandang, pakan, kesehatan ternak sendiri dan sapi-sapi tersebut juga secara rutin di kontrol oleh petugas Kesehatan hewan.

Ditempat terpisah, Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lotim Drh Hultatang, menambahkan berdasarkan data yang sudah masuk ke Dinas Peternakan jumlah hewan kurban yang masuk untuk sapi dan kambing masing-masing mencapai seribu ekor.

Baca Juga :  DKPP RI Sanksi Tegas 4 Komisioner KPU Lombok Timur, 1 Lainnya Diberhentikan Tetap

Ia memastikan semua sapi kurban asal Lotim terbebas dari berbagai penyakit. ”Kita sampai saat ini masih terbebas dari penyakit-penyakit yang sifatnya zoonosis seperti antraks, cacing hati dan penyakit menular lainnya, termasuk PMK. Sapi kurban itu akan kita periksa pemeriksaan sebelum dan sesudah dipotong,” imbuhnya.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here