Home Berita Massa Aksi Aliansi Mahasiswa Peduli Petani Geruduk Kantor DPRD Lotim, Berakhir Ricuh

Massa Aksi Aliansi Mahasiswa Peduli Petani Geruduk Kantor DPRD Lotim, Berakhir Ricuh

105
0

Penulis : Buati Sarmi

Editor : Mustaan Suardi

Lombok Timur – Ditaswara.com. Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Petani (AMPP) Lombok Timur menggelar aksi demonstrasi meminta pemerintah menanggulangi krisisnya harga beras, berakhir ricuh di depan gedung kantor DPRD Lombok Timur, Senin (25/9).

Kericuhan berawal ketika beberapa orang mahasiswa melemparkan batu yang dilapisi kertas kepada aparat yang tengah berjaga didepan gerbang kantor dewan tersebut.

“Ditengah hiruk pikuk perampasan lahan, ditengah hiruk pikuk kenaikan BBM, dan sekarang pemerintah membuat kita sakit perut karena sulitnya mendapatkan beras,” Ucap Nazril, Korlap 1 AMPP dalam orasinya.

“Pemerintah tidaklah mencari solusi untuk hal itu, tapi malah menaikkan harga beras itu Pimpinan,” Katanya

Ketika perwakilan mahasiswa tersebut dipersilahkan masuk namun tak kunjung mendapatkan solusi membuat para demonstran memaksa masuk kedalam area gedung untuk bertemu Ketua DPRD Lotim. Selain itu, massa aksi juga meminta pemerintah agar mampu menanggulangi terjadinya perubahan iklim.

“Pemerintah kita tidak pernah jeli melihat dan membahas iklim klimaksceng, bisa dikatakan petani dari kecamatan Jerowaru, Sakra dan sebagainya khususnya di Lotim ada 4.430-an hektar terkena dampak resuman itu kawan-kawan,” ujarnya.

Kemudian, massa aksi juga meminta pemerintah untuk mampu mengedepankan petani daripada pertambangan. “Dari segi ekonomi pertanian lebih tinggi daripada pertanian, tapi kenapa pemerintah lebih jeli melihat pertambangan ketimbang melihat pertanian?,” Imbuhnya.(aty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here