Home Sorotan Lokasi WNI Asal NTB Yang Diduga Bermasalah di Myanmar Sudah Terdeteksi.

Lokasi WNI Asal NTB Yang Diduga Bermasalah di Myanmar Sudah Terdeteksi.

23
0
WNI/PMI asal NTB, Muhamad Yanuar Fikri, yang diduga mengalami permasalahan di Myanmar.

 

oleh. Redaksi

Mataram, Ditaswara.com -Pejabat Fungsional Pengantar Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB, Pradiptha Himawan Putra, SH, MH, menyampaikan perkembangan terbaru penanganan WNI/PMI asal NTB, Muhamad Yanuar Fikri, yang kebetulan mengalami permasalahan di Myanmar.

I. IDENTITAS

-Nama  : Muhamad Yanuar Fikri

– TTL:  29 Juni 2000

– Alamat: Karang Kelok Baru RT.005 RW.298, Kec. Selaparang, Kota Mataram, NTB

– Negara Penempatan:  Myanmar

II. KRONOLOGI dan LOKASI TERKINI

1. 24 September 2026 (11.34 waktu Myanmar):* KBRI Yangon berhasil terhubung dan berkomunikasi melalui WhatsApp dengan Yanuar Fikri. Ia mengaku tiba di Myanmar melalui Bandara Yangon sekitar 15 September 2026.

2. 25 September 2026 (15.10 WITA):Lokasi keberadaannya berhasil diidentifikasi di:

Jalan Asia, Myawaddy – Jalan Thin Gan Nyi Naung, Myawaddy 13051, Myanmar.

Lokasi tersebut berada di Kotapraja Myawaddy, Negara Bagian Kayin, wilayah tenggara Myanmar yang berbatasan langsung dengan Mae Sot, Thailand, dipisahkan Sungai Moei/Thaungyin. Jalan tersebut merupakan bagian dari koridor Asian Highway 1 (AH1) menuju Kawkareik.

Secara geografis, wilayah ini bukan wilayah perkotaan Yangon, melainkan kawasan perbatasan dengan kontur perbukitan Pegunungan Dawna dan dinamika keamanan yang kompleks.

III. CATATAN PENTING KAWASAN

Kawasan Myawaddy menjadi perhatian internasional karena adanya laporan perdagangan manusia dan pusat penipuan berani (online scam centre). Pemerintah Inggris bahkan mencatat Distrik Myawaddy sebagai salah satu wilayah dengan aktivitas tersebut.

> Namun, keberadaan Yanuar Fikri di kawasan tersebut *tidak serta-merta membuktikan bahwa ia korban TPPO atau bekerja di scam center.* Hal ini masih memerlukan verifikasi langsung oleh KBRI Yangon dan otoritas terkait.

Situasi keamanan di koridor Thin Gan Nyi Naung hingga Shwe Kokko Myaing juga kompleks dengan adanya pengaruh berbagai kelompok bersenjata, sehingga proses penjemputan tidak bisa dilakukan secara sepihak.

Baca Juga :  Dari Desa Kecil ke Panggung Internasional: Kisah Inspiratif Safri Muhsin, Mahasiswa UIN Mataram Delegasi Tiga Negara.

V. AKSES PERJALANAN

Jarak dari lokasi Yanuar Fikri ke Bandara Internasional Yangon membutuhkan perjalanan darat 7-8 jam, tergantung kondisi jalan, pos pemeriksaan, dan situasi keamanan. Lokasi cukup jauh dari pusat layanan diplomatik di Yangon.

V. LANKGAH PENANGANAN

Disnakertrans NTB saat ini terus koordinasi intensif dengan KBRI Yangon untuk:

1. menolak keselamatan dan kesehatan Yanuar Fikri;

2. Verifikasi kebebasan bergerak, dokumen perjalanan, pihak yang menyertainya, serta status pekerjaan;

3. Mendapatkan Arah resmi mekanisme penjemputan aman dari titik lokasi menuju Yangon;

4. Mengupayakan pemulangan ke Indonesia setelah aspek administratif dan keselamatan terpenuhi.

Pemprov NTB mendukung penuh langkah perlindungan dan pemulangan oleh Kemenlu / KBRI Yangon dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dengan prioritas keselamatan WNI dan petugas.

Perkembangan lebih lanjut akan segera disampaikan.(ds1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here