Penulis : Buati Sarmi
Editor : Mustaan Suardi
Lombok Timur.Ditaswara.com. Sate bantingan adalah salah satu kuliner khas dari kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Kuliner sate bantingan banyak diburu para pembeli sebagai menu berbuka puasa, dengan lokasinya yang strategis yakni di Sentra Kuliner Terara (SKT), Jl. Raya Mataram-Sikur.
Berbagai macam jenis menu makanan bisa didapat para pengunjung di tempat yang merupakan pusat perdagangan masyarakat Terara itu, salah satunya sate khas Terara yakni sate bantingan.
Sate bantingan terbuat dari berbagai jenis daging. Mulai dari sapi, ayam, dan usus yang diolah dengan berbagai macam jenis bumbu khas sehingga menciptakan cita rasa dan kenikmatan tersendiri bagi para penggemarnya.
Salah seorang pedagang sate bantingan, Jamilah mengatakan ciri khas dari sate bantingan terletak pada bumbunya. Terdapat empat macam bumbu yang bisa dinikmati, sehingga mempunyai cita rasa tersendiri.
“Sate bantingan sebelum disiram dengan tiga macam bumbu istimewa, di antaranya bumbu merah, kecap, dan kacang,” tuturnya, Sabtu (25/3).
Jamilah mengungkapkan pada awal Ramadan ini ia bisa meraup omzet 700-1.500 juta dalam sehari.
Harga yang ditawarkan untuk enam tusuk hanya Rp10 ribu. Masyarakat pun banyak memburu makanan khas ini karna harga yang terjangkau dan rasa yang tidak diragukan lagi.
Salah seorang penikmat sate bantingan, Fitriani mengaku dirinya setiap sore selalu berburu sate bantingan, bahkan tak sedikit tetangganya yang titip menu tersebut.
“Saya hampir setiap ramadan menjadikan menu sate bantingan ini menjadi menu yang wajib ada, karna rasanya yang sangat enak bahkan beberapa tetangga kerap kali titip menu ini ke saya,”pungkasnya.(aty)








