Home Lombok Timur Bupati Warisin Lobi Menteri KKP: Minta SPBN di Ekas Buana dan Asuransi...

Bupati Warisin Lobi Menteri KKP: Minta SPBN di Ekas Buana dan Asuransi Nelayan Ditambah

117
0
Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dalam menyejahterakan masyarakat pesisir terus dipacu. Dalam kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Wahyu Sakti Trenggono ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Ekas Buana, Jumat (27/2), Bupati Lotim H. Haerul Warisin secara khusus melobi pusat untuk pengadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).

Penulis: Buati Sarmi 

Editor: Mustaan Suardi 

Lombok Timur – Ditaswara.com. Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dalam menyejahterakan masyarakat pesisir terus dipacu. Dalam kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Wahyu Sakti Trenggono ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Ekas Buana, Jumat (27/2), Bupati Lotim H. Haerul Warisin secara khusus melobi pusat untuk pengadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).

Menurut Bupati yang akrab disapa H. Iron ini, keberadaan SPBN di wilayah Jerowaru sangat mendesak demi melengkapi fasilitas KNMP yang sudah ada. Ia menegaskan, Pemda siap mengelola fasilitas tersebut melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

”Kami berharap KKP bisa menjembatani perizinan SPBN ini. Pemda Lotim melalui BUMD siap mengelola agar nelayan kita tidak lagi kesulitan mengakses bahan bakar,” tegas Bupati di hadapan Menteri KKP.

Gayung bersambut, Menteri Wahyu Sakti Trenggono menyetujui usulan tersebut. Ia berjanji akan segera merealisasikan SPBN di kawasan Ekas Buana. Tak hanya itu, KKP juga membawa oleh-oleh berupa bantuan sepuluh unit kapal dan sejumlah mesin untuk nelayan setempat.

”Kami setuju pengelolaannya dilakukan BUMD. Selain SPBN, kami juga akan bantu armada kapal dan mesin. Saya juga minta Dirjen Perikanan Budidaya segera merapikan dan memperbaiki keramba jaring apung di kawasan ini agar lebih produktif,” ujar Menteri Wahyu.

Dalam dialog hangat bersama warga, Menteri KKP juga merespons permintaan asuransi bagi nelayan. Ia menyebutkan telah menyiapkan 270 ribu kuota asuransi secara nasional, di mana nelayan Lotim akan menjadi salah satu prioritas.

Menteri Wahyu mengapresiasi langkah Pemkab Lotim yang selama ini telah memberikan perhatian nyata melalui pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi para nelayan.

Baca Juga :  Masuk Musim Penghujan, 8 Bendungan di Lombok Timur Menjadi Perhatian

KNMP Ekas Buana sendiri berdiri di atas lahan milik Pemda seluas 1,5 hektar. Pembangunan yang dikerjakan oleh Adhi Karya ini diharapkan menjadi contoh bagi kawasan lain di Indonesia.

Bupati Warisin menyampaikan terima kasih atas pembangunan KNMP ini dan berharap konsep serupa bisa dikembangkan di titik lain, mengingat garis pantai Lotim yang sangat panjang dari utara hingga selatan.

”Melalui KNMP dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), kita ingin angka kemiskinan di pesisir turun drastis. Kami ingin nelayan kita mandiri dan sejahtera,” tutup Bupati.

Hadir mendampingi kunjungan tersebut antara lain Plh. Sekda NTB, Bupati Lombok Barat, serta sejumlah kepala daerah di NTB untuk meninjau langsung kualitas bangunan di kawasan KNMP tersebut.(ds2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here