Home Lombok Timur Bocah 6 Tahun Indriyani Rela Tidak Masuk Sekolah Demi Menjaga Kedua Adiknya

Bocah 6 Tahun Indriyani Rela Tidak Masuk Sekolah Demi Menjaga Kedua Adiknya

159
0

Penulis : Buati Sarmi
Editor : Mustaan Suardi

 

Lombok Timur.Ditaswara.com.Seorang bocah bernama Indriyani, usia 6 tahun masih duduk sebagai murid TK di Lumbung Tahfiz Gegurun Desa Pohgading Timur, Kabupaten Lombok Timur. Terpaksa tidak masuk sekolah karena harus menjaga kedua adiknya yang masih balita.

Anak pertama dari pasangan Rusman (41 tahun) dan Marni (23 tahun) harus rela tidak sekolah karena sang ibu bekerja mencari sisa dedaunan kelapa di kebun, lalu membuat sapu lidi untuk dijual agar dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Dia sudah sebulan lebih tidak sekolah di TK, Indriyani adalah anak yang paling menonjol dari segi semangat belajar ” kata salah sorang guru nya, Lina Langgawati ketika dikonfirmasi media (25/1)

Lebih jauh Lina bercerita perihal anak muridnya, setiap hari Indriyani harus menjaga kedua adiknya
yang ditinggal oleh ibunya, karena bapak Indriyani (Rusman) bekerja sebagai nelayan di salah satu kapal pencari cumi yang jarang pulang. Sehingga terpaksa Indriyani yang merawat adik-adiknya yang masih kecil.

“Memang berat yang dihadapinya, disamping ibu nya juga berjuang dan bapaknya mencari nafkah, tapi pendidikan nya juga penting. Semoga dia tidak putus sekolah,” kata Lina.

Melihat kisah yang terjadi di Gegurun tersebut , Kepala Dinas Sosial Lombok Timur H Soeroto M.Kes dan pihak Dinas Kesehatan, Dinas Perkim Lombok Timur meninjau kondisi langsung tempat tinggal dan kesehatan Indriyani.

Dari dinas sosial sendiri, sudah mengusulkan melalui operator Desa(opdes), untuk di usulkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), agar Indriyani mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar(KIP), untuk menjamin kesehatan dan pendidikannya.

Selain itu, kedua orang tuanya juga di usulkan untuk dapat Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), agar bisa mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah Daerah (Pemkab) Lotim.

Baca Juga :  Massa Dari Dua Dusun Rusak dan Bakar Fasilitas Hotel Milik PT. Temada Pumas Abadi .

Dengan kasus yang terjadi kepada Indriyani, Soeroto berharap Indriyani dapat rajin masuk sekolah, dan adik-adiknya juga mendapatkan perhatian dalam tumbuh kembangnya.

“Berharap agar anak-anaknya, Indriyani dapat rajin bersekolah, adik-adiknya yang Balita di perhatikan tumbuh kembangnya dengan rajin ke posyandu keluarga, pihak Pemerintah kabupaten dan Pemerintah desa akan memberi perhatian” tutupnya.(aty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here